Waspadai Bangkitnya Paham Komunis

TB Hasanudin

TB Hasanudin

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Ketua Dewan Pengurus Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat Tubagus Hasanudin meminta aparat penegak hukum selalu waspada terhadap bangkitnya ideologi komunis. Penerapan paham tersebut dilarang di Tanah Air hingga saat ini.

Hasanudin mengatakan, saat ini bermunculan isu kebangkitan ideologi komunis. “Ideologi komunis itu terlarang di wilayah teritorial Republik Indonesia,” kata Hasanudin saat peringatan HUT ke-43 PDIP, di kantor PDIP Jabar, Bandung, Minggu (15/5).

Menurut Hasanudin, terlarangnya paham komunis ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 1998 dan Ketetapan MPR. “Bahwa ajaran itu tidak boleh disebarkan,” katanya.

Hasanudin menjelaskan, aparat penegak hukum harus proaktif mengantisipasi isu komunisme ini. Ini penting agar kondusifitas negara dan masyarakat bisa terjaga.

“Yang harus menegakannya adalah aparat penegak hukum polisi dan kejaksaan. Jadi aparat penegak hukum harus proaktif, menjaga kondisi tetap aman dan terkendali,” katanya.

Dia pun menambahkan, adanya rencana symposium nasional 1965 pun harus diantisipasi. Menurutnya hal ini jangan sampai membuat keresahan di masyarakat.

“Masalah symposium selama itu dalam track tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang saya sebutkan itu, maka tidak ada aturan yang melarang. Tapi kalau ada unsur-unsur menghidupkan kembali atau menyebarkan dan menegakan kembali ideologi komunisme, maka aturan harus ditegakan,” katanya.

Hal ini pun sudah ditegaskan larangannya oleh Presiden Joko Widodo. “Jelas Bapak Presiden sudah memerintahkan aparat penegak hukum melakukan tindakan hukum yang berlaku, tidak usah berlebihan tetapi juga jangan cuek ketika ada laporan seperti itu,” katanya.

Sementara itu, peringatan HUT ke-43 PDIP ini menjadi momentum untuk lebih memperkuat dan menyolidkan kader. Selain itu, ini pun menjadi momen untuk lebih mendekatkan kader dengan masyarakat.

“PDIP ingin menjadi wadah bagi kaum muda yang senang beraktifitas dan berekspresi dalam bidang seni, sekaligus membangun semangat nasionalisme,” katanya seraya menyebut HUT kali ini pihaknya menggelar beberapa kegiatan yang melibatkan para generasi muda seperti festival musik, lomba desa berdikari, dan lomba koperasi nelayan. (agp)

Loading...

loading...

Feeds