Targetkan Rp2,186 Triliun, Disyanjak Kota Bandung Akan Launching Ini

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung akan melaunching mobil layanan pajak demi menggenjot pendapatan pajak.


“Nantinya mobil ini digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat terkait pajak. Baik itu untuk memperbaiki data, dan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Kepala Disyanjak Kota Bandung Ema Sumarna, kepada wartawan, Rabu (11/5).

Ema mengatakan, target pajak tahun ini sebesar Rp2,186 triliun. Karenanya pihaknya harus banyak menggenjot pendapatan, agar target bisa tercapai.

“Ya kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, patinya harus optimis target pasti tercapai,” tegasnya.

Selain launching bus, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga akan melaunching aplikasi baru, yaitu PBB go publik dan broadcast kepada masyarakat.

“Jadi masyarakat yang belum membayar pajak, maka akan dikirim SMS langsung ke nomor ponsel masing-masing,” terangnya.

Ke depan, lanjut Ema pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk meminjamkan mobil pajak. Gunanya, untuk akurasi data PBB dan BPHTB bagi masyarakat.

“Yang harus kita sosialisasikan adalah, pembayaran BPHTB harusnya berdasarkan Nilai Pokok Objek Pajak (NPOP), bukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),” katanya.

Karena, jika pembayaran pajak dilakukan berdasarkan NJOP, maka nilainya akan kecil. Pasalnya, Nilai transaksi pasti lebih mahal dibanding NJOP.

“Bisa sampai tiga kali lipat NJOP,” tambahnya.

Ema menegaskan, raihan pajak memang harus besar. Mengingat hasilnya akan dikembalikan untuk kebutuhan masyarakat.

“Misalnya untuk fasilitas umum, lingkungan dan lain-lain,” pungkasnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).