Atletnya Bergabung di Prooliga, Ini Tanggapan PBVSI

Ketua Pengprov PBVSI Jawa Barat, MQ Iswara saat melakukan konferensi pers terkait atlet voli Pelatda Jabar yang tergabung di Prooliga.

Ketua Pengprov PBVSI Jawa Barat, MQ Iswara saat melakukan konferensi pers terkait atlet voli Pelatda Jabar yang tergabung di Prooliga.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bergabungnya atlet voli putra maupun putri Pelatda Jabar dibeberapa club untuk mengikuti kejuaraan Proliga, tidak membuat khawatir para pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat mengenai performa kualitas atlet saat perhelatan PON/ XIX 2016 Jabar. Pasalnya, tim monitoring terus mendampingi setiap kali atlet voli Pelatda Jabar bertanding.


Ketua Pengprov PBVSI Jawa Barat, MQ Iswara membenarkan, bahwa atlet voli Pelatda Jabar putra dan putri saat ini sedang berlatih serta bermain di Proliga dimana tersebar di beberapa club. Diantarnya, tim voli putri ada di Club Jakarta Electric PLN dan Jakarta Pertamina Energi sedangkan tim voli putra sebagiain disebar di beberapa club.

“Memang tim putra tidak terlalu banyak sekitar 5 atlet yang bergabung di Proliga, justru tim putri sebaliknya bahkan lapisan ke dua ada di 2 sampai 3 club,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (9/5).

Iswara menambahkan, meski tim Pelatda Jabar saat ini bergabung di beberapa club Prooliga. Pihaknya melihat ada sisi positifnya dari hal tersebut seperti segi fisik, keterampilan dan tehnik permainan atlet tetap terjaga. Jadi, dalam kontek kepelatihan untuk Pelatda PON kemampuan mereka (atlet-red) bisa terpantau dengan baik.

“PR nya adalah saat atlet usai menjalani Prooliga akhir Mei 2016. Kami harus siapkan segalanya mulai dari sentralisasi, agenda try in dan try out putra maupun putri, baik itu atlet voli indoor maupun pasir,” terangnya

Kemudian, lanjutnya, meski atlet voli putra dan putri yang kini tergabung di club Prooliga dimana porsi latihannya bisa dijaga dengan baik. Iswara sebagai ketua PBVSI Jabar tetap tidak lepas tanggung jawab, pihaknya mengirimkan tim monitoring yang bertugas memantau atlet Pelatda Jabar selama mereka bertanding.

“Kami tidak tutup mata begitu saja, ketika mereka tanding teyap ada tim monitoring yang memantau perkembangan atlet. InsyaAllah mereka (atlet-red) on the track sesuai perencanaan pelatih,” tegasnya.

Kemudian, Iswara menuturkan, agenda usai menjalani Prooliga pada akhir Mei 2016 para atlet akan disentralisasikan kemudian keputusan entry bye name, lalu menjalani try out ke beberapa negara. Rencananya, tim voli putri akan berangkat ke Negeri Sakura (Jepang) sedangkan tim putra indor maupun pasir akan pergi ke beberapa negara di Asean.

“Try out kemungkinan Pasca Idul Fitri. Kenapa kami lakukan, padahal saat mengikuti Prooliga kami analogikan try out juga. Sebab, untuk melatih kekompakan kembali dalam satu tim yang dulu terpisah di beberapa club dan kami ingin mencoba kombinasi pasangan baru sampai menemukan atlet yang cocok dan kompak serta bisa peluang mendapatkan medali emas,” terangnya.

Lalu Uswara memiliki agenda sebelum PON/ XIX 2016 dimulai, yakni dirinya ingin mengadakan PON mini dimana mengundang beberapa cabor dari provinsi lain untuk bisa mencoba kekuatan lawan dan venue.

“Pastinya mereka mau datang di PON mini nanti. Tapi, kita lihat nanti kalau tidak halangan dan waktunya cukup maka bisa dilaksanakan,” tandasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds