Dishub Kota Bandung ‘Acak-acak’ PKL Terminal Leuwipanjang

ilustrasi penertiban PKL

ilustrasi penertiban PKL

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung kembali beraksi menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Kali ini, Dishub menertibkan PKL yang biasa mangkal di kawasan terminal Leuwi Panjang, karena kehadiran mereka dianggap mengganggu lalu lintas di terminal tersebut.


“Kami menurunkan 25 orang personel Dishub dibantu dengan 3 orang TNI dari Garnisun dan 4 orang polisi, ikut memperlancar proses penertiban,” ujar Kepala UPT Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Iya Sunarya, Senin (9/5).

Berdasarkan pantauan, puluhan roda milik PKL yang selama ini berjualan di kawasan Terminal Leuwi Panjang, ditertibkan dan dialihkan ke lokasi lain. Keberadaan PKL di lokasi terminal dinilai mengganggu arus masuk angkutan.

“Para PKL yang mayoritas menjual makanan dan minuman, dialihkan ke non bus jalur angkot,” tambah Iya.

Penertiban puluhan PKL itu dilakukan, karena kondisinya sudah semakin kumuh dan mengganggu arus kendaraan yang akan masuk terminal. Penertiban juga merupakan salah satu program pembersihan kawasan terminal dari aktifitas lain selain angkutan umum.

“Keberadaan para PKL ini, memang tidak nyaman dan menimbulkan kesan kumuh. Lagipula, mereka juga berjualan tanpa dipungut biaya apapun,” tegas Iya.

PKL dipindah ke lokasi yang dianggap tidak mengganggu aktifitas kendaraan. Harapannya, lokasi semula tak lagi ditempati PKL. Ke depannya, Iya akan lebih ketat mengawasi aktivitas PKL.

“Kita akan awasi dan siagakan petugas supaya lokasi yang sudah bersih tak lagi diisi PKL,” pungkasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds