47 SMP di Jabar Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer

ilustrasi siswa

ilustrasi siswa

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Jumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Jawa Barat yang menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) berjumlah 47 sekolah. Jumlah tersebut memang tergolong kecil atau hanya 0,609 persen dari keseluruhan SMP di Jabar sebanyak 7.714 sekolah.

Dari jumlah sekolah tersebut, siswa SMP yang mengikuti UNBK sebanyak 6.950 siswa. Sedangkan 798.901 siswa lainnya mengikuti ujian berbasis kertas dan pensil.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pelaksanaan ujian nasional SMP berjalan baik dan lancar. Dia optimistis tidak ada kebocoran soal seperti yang terjadi pada pelaksanaan UN sebelum-sebelumnya.

“Tidak ada kebocoran soal, karena sistem lebih bagus. Distribusi soal lebih bagus,” kata Heryawan saat meninjau UN di SMP Negeri 7 Bandung, di Jalan Ambon, Kota Bandung, Senin (9/5).

UNBK sendiri, kata Heryawan, saat ini lebih ditekankan untuk siswa SMA/SMK. Menurutnya, siswa SMP secara emosional masih kurang stabil karena sehari-harinya masih banyak belajar dengan alat tulis konvensional seperti pensil dan buku.

“Sehingga penggunaan komputer dikhawatirkan malah membuat mereka ‘kagok’. Berbeda dengan pelajar SMA/ SMK yang secara emosional lebih dewasa dan
stabil, sehingga mudah menyesuaikan diri. Selain itu, tidak mungkin juga kan sudah SMA tidak melek komputer,” katanya.

Meski begitu, Heryawan mengakui, saat ini jumlah SMP di Jabar yang menggelar UNBK masih sedikit. Heryawan berharap, jumlah tersebut bisa meningkat di tahun depan.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa 100. Kalau (UNBK) SMA/SMK kan sekarang 417, tahun depan diharapkan bisa 1.000,” ucapnya.

Lebih lanjut Heryawan mengimbau siswa yang mengikuti UN agar lebih santai dan tenang dalam menghadapinya. Siswa tidak perlu menjadikan UN sebagai beban yang memberatkan.

Heryawan menilai, cara ini penting untuk memotivasi, menjaga semangat, dan percaya diri dalam menghadapi UN. “Tadi saya tanya ke siswa gimana kabarnya? Kemudian saya katakan pada mereka jangan khawatir, percaya pada diri sendiri, jangan tengok kiri kanan. Insha Alloh dengan usaha yang kuat dan ketenangan,
memori (pelajaran yang dihafal) itu muncul,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …