PJSI Jaring Pejudo Sejak Dini

logo PON

logo PON

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) kembali menggelar kejuaraan nasional Judo junior Kartika cup IX/ 2016. Acara yang diselenggarakan pada 6-8 Mei 2016 dan diikuti oleh 385 pejudo se-Indonesia dilaksanakan di GOR Saparua Jalan Ambon Kota Bandung. Adapun tujuan dari acara tersebut adalah mencari bibit muda untuk bisa berlaga di event lebih besar seperti Sea Game.

Danko Diklat TNI Angkatan Darat, Letjen TNI Agus Kriswanto, dalam sambutannya usai membuka acara secara resmi kejuaraan nasional Judo junior Kartika cup IX/ 2016 menuturkan, agenda kali ini merupakan salah satu upaya untuk membangun keunggulan yang koperatif serta meningkatkan kualitas dan kuantitas para pejudo sedini mungkin.

“Bisa dibilang ini salah satu cara untuk menjaring pejudo ditingkat junior dan mewadahi mereka untuk terus berprestasi,” ucapnya kepada wartawan, (6/5).

Ditambahkan Agus, selain membangkitkan semangat ditubuh pejudo junior, acara tersebut juga sebagai ajang penjaringan pejudo-pejudo talenta baru yang rencananya dipersiapkan untuk berkontribusi pada Pelatnas Judo Asian Youth Games 2017 di DKI Jakarta kemudian Sea Game-XXIX/ 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

” Saya kira setiap Pelatda sudah menyiapkan bibit muda berpotensi. InsyaAllah dalam rangka pengkaderan secara nasional ini semua bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Adapun hasilnya saat acara kejuaraan Kartika cup IX/ 2016, Minggu (8/5) malam, dimana Provinsi Bali menjadi juara umum dengan berhasil menyabet 19 medali emas, 3 medali perak dan 7 perunggu.

Menurut pelatih PJSI Provinsi Bali, I Made Antika Kowara menjelaskan, pihaknya merasa bangga karena bisa menjadi juara umum ditambah kesolidan dan kekompakan antara pelatih dan 37 atlet sudah singkron.

“Padahal target awal kami hanya 12-15 medali emas saja, tapi ternyata raihan medali ini melampaui yang di harapkan,” ucapnya.

I Made Antika Kowara menuturkan, saat kejuaraan Kartika cup IX/ 2016, DKI Jakarta dan Jawa Barat memang menjadi saingan terberat.

“Jujur dua provinsi tersebut atletnya memiliki potensi besar di olahraga Judo, di tambah Provinsi Jateng juga tidak kalah hebat,” imbuhnya.

Terpisah, Sekertaris umum (Sekum) PJSI Jabar, Arnold Silalahi mengaku, dalam kejuaraan Kartika cup IX/ 2016 kali ini Jabar menurunkan 41 atlet Judo junior untuk bertanding di tiga kelompok umur yakni 13, 16 dan 19 tahun di kelas mines 90 dan berhasil memboyong 3 medali emas, 3 medali perak dan 20 perunggu.

“Sebenarnua kami tidak memasang target berapa medali emas yang harus di bawa tapi hasil kejuaraan ini menjadi acuan untuk lebih baik kedepannya dengan cara memperbanyak kejuaraan di tingkat daerah dan melahirkan pejudo-pejudo muda ,” pungkasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds