Nunggak Pajak Rp 16 Miliar, PT Panghegar Belum Bisa Disegel

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–PT Panghegar belum bisa disegel Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung, kendati menunggak pajak Rp 16 miliar,


“Kami belum bisa melakukan media peringatan (penyegelan, red), karena PT Panghegar kini tengah diaudit,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Disyanjak Kota Bandung Apep Insan Parid, kepada wartawan, Rabu (4/5).

Apip mengatakan, Surat nomor 37/PDT/SUS/PKPU/2016/PN Niaga Jakarta pusat menjadi dasar pembatalan tersebut.

“Bukan berarti Panghegar gagal atau batal ditindak, kita hanya patuhi aturan perundang-undangan,” kata Apep.

PT Panghegar mendapatkan perpanjangan masa penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) selama 45 hari terhitung 2 Mei 2016.

“Kami tadi pagi kedatangan tim pengacara Panghegar Grup dan menginformasikan penerbitan pengadilan niaga terkait PKPU atas PT Panghegar,” terangnya.

Selama berlangsungnya PKPU ini, maka debitur tidak dapat dipaksa dalam pelunasan hutang dan harus ditangguhkan.

“Selama proses PKPU kami tidak bisa melakukan pemaksaan. Keputusan PKPU ini berlangsung selama 45 hari. Selama PKPU ini, kita belum bisa melaksanakan apapun,” ungkap Apep.

Menurut Apep, PT Panghegar memiliki tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) apartemen Rp 2 miliar untuk tahun 2012 dan 2015. Selain itu, ada pula tungakan pajak hotel sebesar Rp 14 miliar dari Juli 2014.

“Utang untuk pajak hotel itu bukan enggak bayar bayar, tapi kurang pembayarannya,” terangnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …