Libur Panjang, Sejumlah Hotel di Lembang Nyaris Habis Dipesan

ilustrasi

ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, LEMBANG–Bertepatan dengan Hari libur nasional 5 dan 6 Mei, membuat sejumlah kamar hotel di Kabupaten Bandung Barat khusunya Lembang nyaris habis dipesan para wisatawan yang akan menghabiskan akhir pekan dengan berwisata.

Pemesanan penginapan tersebut, mulai dilakukan oleh wisatawan jauh-jauh hari. Hngga saat ini hampir 90 persen kamar hotel ludes dipesan, bahkan diantaranya sudah ada yang ‘fully booked’ atau penuh dipesan.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Benny Suryana Kadir menuturkan, pemesanan penginapan di sejumlah hotel di KBB khusunya lembang tersebut dari Senin (1/5) hingga Jumat (6/5), 60 persen diantaranya sudah penuh dipesan oleh rombongan wisatawan/group.

“Group itu yang biasanya rombongan dari perusahaan atau sekolah, sedangkan dari tanggal lima hingga tanggal sembilan mei itu sudah penuh dipesan oleh peroranagan atau FIT (Free Individual Traveller) yang biasanya bawa keluarga,” jelas Benny kepada wartawan saat ditemui di Lembang, Rabu (4/5).

Dia mengungkapkan, untuk di Bandung Barat sendiri anggota PHRi kurang lebih mencapai 300 hotel dan restoran dengan lebih dari 1.500 kamar. Dirinya juga mempriprediksi, mencapai 90 persen kamar hotel akan penuh pada saat akhir pekan.

“Kebanyakan itu sudah booking tempat dari hari sabtu dan minggu lalu, dan sekarang beberapa Hotel dan Resort sudah 80-90 persen dipesan, seperti Pesona Bambu, Putri Gunung, Panorama dan Grand Hotel Lembang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk asal wisatawan sendiri, kata Benny, rata – rata asal pengunjung yang datang masih dari Jakarta, sedangkan untuk transit di Lembang, wisatawan rata-rata dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, kalau untuk reservasi kebanyakan dari hari Sabtu dan Minggu kemarin.

Disinggung mengenai jumlah wisatawan mancanegara, dirinya mengaku masih sangat minim. Semenjak terjadinya aksi teroris bom Bali, menurutnya tempat wisata di Lembang menjadi sangat jarang dikunjungi, bahkan terbilang langka.

“Sampai saat ini kenaikannya tidak signifikan, Semenjak bom Bali, setelah itu informasi gunung Tangkuban Parahu, serta isue saat ini harga yang terbilang mahal, membuat pencitraan travelling di Lembang menjadi kurang disenangi, apabila ada, biasanya wasatawan asal Malaysia dan Arab,” ungkapnya.

Lanjtnya mengatakan, untuk kunjungan wisatawan domestik di Lembang untuk bulan mei ini terbilang bagus. “Saya yakin bagus, karena bulan depan itu bertepatan dengan puasa jadi kebanyakan orang banyak yang, juga banyak liburnya, hanya yang memilih liburan sekarang, tidak pada saat libur musim panas bulan depan,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds