Peringati Hari Buruh, Serikat Pekerja Se Bandung Luncurkan Bus Gratis Khusus Buruh

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kota Bandung merayakan May Day dengan cara yang tidak biasa. Mereka mengapresiasai May Day dengan meluncurkan bus gratis untuk pekerja/buruh. Peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Hanif Dhakiri didampingi Walikota Bandung M Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Bandung Oded M Danial di Padepokan Seni Mayang Sunda, Minggu (01/05).


Bus buruh merupakan satu dari empat program kesejahteraan buruh yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandung. Kebijakan lainnya yakni program kredit Melati tanpa bunga dan agunan, perumahan apartemen rakyat, dan program sembako delivery.

“Di Kota Bandung menyejahterakan tidak harus menaikkan pendapatan tetapi bisa juga dengan menurunkan pengeluaran,” ujar Ridwan Kamil.‎

Ridwan Kamil mengungkapkan, ada 7 ribu kredit diberikan kepada masyarakat sejak 8 bulan program Kredit Melati ini diberlakukan. Telah 50 unit apartemen rakyat diberikan kepada masyarakat. Ke depannya, sembako delivery akan segera diberlakukan. Para pekerja nantinya akan dapat menikmati sembako murah dan diantar langsung ke tempat kerja.

“Percayalah bahwa Wali Kota Bandung bersama Wakil Wali Kota sangat menyayangi rekan-rekan buruh. Kami akan melakukan apapun selama dalam koridor hukum untuk menyejahterakan buruh di Kota Bandung,” jelas Ridwan.

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung. Ia berharap program ini bisa diikuti oleh daerah-daerah lain.

“Ini adalah inisiatif yang layak untuk didukung dan digaungkan agar daerah-daerah lain bisa melakukan replikasi karena ini hal baik,” ungkap Hanif.

Menanggapi salah satu tuntutan buruh tentang jaminan kesehatan, ia menyatakan, dirinya akan terus berkoordinasi, terutama dengan Kementerian Kesehatan terkait jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk para pekerja atau buruh.

“Kami terus berkoordinasi,” ungkapnya.

Hanif juga mengimbau agar para buruh juga mempertimbangkan hal lain dalam menyampaikan tuntutan, seperti tuntutan kenaikan upah. Selain memperhatikan buruh, Kementerian Tenaga Kerja juga perlu memberikan kepastian kepada pengusaha, dan harus melindungi para pencari kerja.

“Pemerintah terus mengoptimalkan kebijakan-kebijakan terkait ketenagakerjaan,” ujar Hanif.

Perayaan Hari Buruh yang digagas oleh Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kota Bandung ini diikuti oleh 1000 peserta. Para buruh tersebut mengikuti Jalan Sehat dan Gerakan Pungut Sampah yang dilaksanakan di sekitar Jalan Peta.

Ketua panitia Peringatan Hari Buruh Kota Bandung Hermawan melaporkan bahwa perayaan Hari Buruh di Kota Bandung berjalan kondusif dan tidak memicu kerusuhan.

“Tidak perlu rusuh karena kami sering diundang ke pendopo untuk berdialog dengan Pa Wali Kota,” jelas Hermawan.

Ia juga mengapresiasi Wali Kota Bandung yang selalu bersedia diajak berdialog dengan para buruh. Bagi Hermawan, berdialog adalah cara paling baik untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

“Kita harus menggunakan asas ‘hade goreng ku basa’ dalam menyelesaikan permasalahan yang ada,” tandasnya.(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …