Konfirmasi Aset, Dua Wartawan Dipukuli Preman

Elvin

Elvin

 POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kasus kekerasan terhadap wartawan terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Dua wartawan mingguan Jakarta, Elvin Yoselvin dan Novianto dipukul sejumlah orang saat melakukan tugas jurnalistik ke Kasie Pengadaan Lahan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung, Krisnanda, Jumat (29/4) lalu.


Pelaku diketahui bernama Mijan, dan sejumlah teman-temannya.

Aksi pemukulan itu langsung dilaporkan ke Kantor Polrestabes Bandung. Surat laporan Nomor:LP/1012/ IV/2016/Polrestabes Bandung. Kedua korban mengalami luka lebam di pelipis kiri dan mengeluarkan darah dari hidung, serta saksi luka di bagian dada. Elvin Yoselvin mengaku, kedatangan mereka ke DPKAD Kota Bandung atas petunjuk Kepala Diskominfo Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi.

“Atas saran Pak Asep Cucu kami jalankan dengan sebaik-baiknya dan tidak keluar konteks jurnalistik. Apalagi sudah dijanjikan oleh salah satu Kepala Bidang DPKAD yang bernama Asep pada Kamis sebelum kejadian,” beber Elvin.

Ia mengaku, kedatangannya ke DPKAD untuk melakukan konfirmasi masalah pengadaan lahan di Kecamatan Kiaracondong 2015 sebesar Rp 8 miliar. Setelah pihak Kecamatan Kiaracondong mendapatkan lahan yang terletak di Jl Ibrahim Adjie dan memberitaukan kepada pihak DPKAD untuk segera dilakukan pemeriksaan lahan tersebut. Tetapi, lanjut Elvin, pihak DPKAD meminta tidak membeli lahan di Jl Ibrahim Adjie, tapi di Kawaluyaan saja.

“Nah inilah yang kita konfirmasikan kepada pihak DPKAD. Kami ingin mengetahui alasan pembatalan pembelihan lahan tersebut. Namun, kami sangat sesalkan masih ada oknum pejabat di lingkungan Pemkot Bandung menggunakan aksi premanisme untuk upaya menghalangi kerja wartawan dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” terang Elvin.

Untuk itu, ia berharap Polrestabes Bandung secepatnya menangkap pelaku dan mengungkap motif dibalik kejadian ini. “Soalnya kami tidak pernah bermasalah dengan para pelaku,” aku Elvin. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds