Kadisorda Jabar: Jangan Pilih Perusahaan Abal-abal

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Status terpidana Direktur Utama PT Karuniaguna Intisemesta Rini Yulianthie Fatimah dalam kasus korupsi pembangunan area terbuka untuk Gelar Karya/Kreativitas Seni dan Budaya Para Pemuda Lokasana di Kabupaten Ciamis, direspons Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, Yudha M Saputra.


“Terima kasih atas masukan positifnya menyangkut Site Developmen. Itu sangat bagus sekali. Karena itu, kami harus berhati-hati dalam menentukan perusahan yang diusulkan sebagai pemenang tender,” ujar Yudha kepada Radar Bandung.

Ia menegaskan, bila dalam proses ini tidak berhati-hati. “Kita nanti bisa terkena. Dan kita tidak mau memilih perusahan abal-abal yang diusulkan oleh panitia Pokja ULP, dimana tugas ini sudah saya delegasikan kepada Kepala Bidang Kemitraan Sarana dan Prasarana Endang Sobirin,” tegasnya.

Ia berjanji akan memanggil semua pihak yang terlibat. Ia juga mengungkapkan, sampai saat ini belum ada penandatanganan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) terkait pemenang Site Developmen 2016.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Karuniaguna Intisemesta sebagai pemenang untuk pembangunan lanjutan Site Developmen di Arcamanik Bandung tahun anggaran 2016 sebesar Rp 41. 238.018.000.

Rini Yulianthie Fatimah juga terbelit kasus dugaan korupsi pengadaan lift di Kementerian Koperasi dan UKM, tahun anggaran 2012 senilai Rp 23,2 miliar yang diperkirakan kerugian negara sekitar Rp 16 miliar. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …