Sudah Tak Ada Hambatan.. PT GTS Aman Gelar ISC

Foto bersama pemain dan model yang mengenakan jersey yang akan digunakan dalam Torabuka Soccer Championship (TSC) 2016 saat grand launching Torabika Soccer Championship (18/04). Foto: jpg

Foto bersama pemain dan model yang mengenakan jersey yang akan digunakan dalam Torabuka Soccer Championship (TSC) 2016 saat grand launching Torabika Soccer Championship (18/04). Foto: jpg

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Sudah tidak ada hambatan lagi bagi PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) untuk menggelar kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Itu setelah operator kompetisi terobosan itu menandatangani cooperation agreement atau perjanjian kerja sama dengan pihak Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) di Kantor Kemenpora, Senayan-Jakarta, Rabu (27/4).


“Cooperation Agreement ini sama dengan rekomendasi, bahkan bisa dikatakan lebih tinggi dari rekomendasi itu sendiri. Karena kalau rekomendasi yang selama ini kami terbitkan, hanya ditanda tangani oleh satu pihak yaitu kami. Tapi, agreement ini kan ditandatangani oleh kedua belah pihak,” kata Ketua BOPI Noor Aman.

Menurutnya, pihak PT GTS selaku operator kompetisi bisa menggunakan salinan cooperation agreement untuk mengurus izin keamanan dari pihak kepolisian dari tingkat pusat hingga daerah. Selama ini, rekomendasi dari BOPI menjadi syarat utama bagi setiap operator cabang olahraga profesional yang ingin mengantongi izin keaman dari pihak kepolisian.

Dalam perjanjian tersebut, BOPI menjadi pihak pertama sementara PT GTS menjadi pihak kedua dengan objek perjanjian adalah pengawasan terhadap semua pertandigan di kompetisi ISC-A untuk tim-tim eks Indonesia Super League dan ISC-B untuk tim-tim Divisi Utama. Perjanjian tersebut disaksikan langsung oleh Gatot. S Dewa Broto dari pihak Kementrian Pemuda Olahraga.

Nah, isi dari perjanjian tersebut, adalah pihak kedua berkewajiban untuk memastikan seluruh kaidah profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan sepak bola profesional yang dijalankan oleh pihak kedua. Serta klub  sepak bola dalam kapasitasnya sebagai peserta kompetisi sepak bola profesional dengan memperhatikan aspek yang diatur dalam regulasi FIFA, AFC,PSSI dan hukum positif Negara Republik Indonesia. (ben/jpg)

Loading...

loading...

Feeds