Napi Perempuan yang Kabur Mengaku Keponakan Menteri Yasonna

Kalapas Wanita  Surta Suma saat diwawancara media. (nida)

Kalapas Wanita Surta Suma saat diwawancara media. (nida)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Warga Binaan Lapas Wanita Kelas II A Bandung Gladis (26) mengaku sebagai keponakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Napi yang kabur Selasa (26/4) malam itu, sebelumnya sedang ditampung (napi yang dipekerjakan, red) di rumah dinas kalapas.

Kalapas Wanita Kelas II A Bandung, Surta Suma S mengatakan, Gladis mengaku sebagai keponakan Yasonna sebelum dia nekat kabur.

“Dia sempat pinjam hape saya untuk video call dengan pak menteri, ada nomornya yang bikin saya yakin. Makanya saya ini kayak dihipnotis,” ujar Surta kepada wartawan, di Lapas Wanita Kelas II A Bandung, di Jalan Pacuan 3 Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (27/4).

Pengakuan Surta, ia mencari tahanannya dengan menggunakan orang pinter (paranormal, red) informasi yang didapat bahwa Gladis masih di daerah Bandung.

“Dia kabur dari posisi di dalam rumah dinas saya, tepatnya di belakang lapas. Pintu yang disamping memang terbuka dan biasanya tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Gladis yang diperkerjakan di rumah dinas kalapas dikhususkan untuk bersih-bersih rumah dan menggosok pakaian. “Saya jadi ‘lieur’ (pusing, red) kenapa hilangnya di depan saya,” ujarnya.

Selama ditampung, Surta mengaku perilaku Gladis baik dan sifatnya yang latah seringkali untuk dijadikan guyonan oleh dia. “Dia baik, buktinya dapat pembebasan bersyarat,” tambahnya.

Akibat kaburnya napi perempuan itu, Gladis yang terlibat kasus penipuan sebelumnya, SK Pembebasan Bersayaratnya akan dianulir menjadi nol. Bahkan, akan menurut Surta, napi Gladis akan diasimilasi lagi.
(cr2)

Loading...

loading...

Feeds