Pocong Keliaran, Pemburu Hantu Didatangkan ke Makam Paman Lambat

ilustrasi

ilustrasi

Apakah warungnya termasuk yang didatangi pocong? “Hantu pocong tidak pernah mengganggu warung saya. Cuma sejak isu itu beredar lingkungan sekitar menjadi mencekam dan sepi,” imbuh Ari.


Ari dengan jujur mengatakan setelah mengetahui isu adanya pocong dirinya tidak berani terlalu larut malam membuka warungnya. “Terlihat kondisi lingkungan sepi saya langsung tutup warung,” jelasnya.

KPNN bersama Andi Baso yang juga salah satu pengurus FKPPI Kota Balikpapan melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi pemakaman. Sepanjang jalan menuju pemakaman terlihat akses jalan belum ada lampu penerangan jalan, rumah warga masih jarang dan banyak areal pertanian sayur mayur.

Semakin mendekati areal pemakaman, di kanan kiri jalan semak belukar berdiri beberapa pohon besar dan jalan menanjak. Jalan semen hanya bisa dilewati satu motor.

Dirinya mengungkapkan, semasa hidupnya Paman Lambat bersama istri mengikuti salah satu golongan Islam tertentu. Almarhum divonis gagal ginjal dan harus bolak-balik cuci darah.

Jayus membenarkan, saat jenazah pamannya dimakamkan, memang tali pada ikatan kepala dan pinggang tidak dibuka dan beralaskan tikar tanpa ditutupi papan karena menjalankan aturan aliran yang diikutinya.

“Walau demikian bukan berarti hal tersebut membuatnya menjadi pocong. Itu  sama sekali tidak benar. Kalau mau mengganggu sudah pasti keluarga dekatlah yang didatangi. Buktinya kami tidak merasakan ada hal-hal aneh,” beber Jayus.

(aji/ono/prokal/ps)

 

Loading...

loading...

Feeds

Nyabu, Vokalis Band Kapten Diringkus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung mengamankan seorang pria berinisial AZ. AZ diciduk dari kamar kostnya yang berada …
Perkumpulan Bumi Alumni Resmikan Lupba Cafe

Perkumpulan Bumi Alumni Resmikan Lupba Cafe

POJOKBANDUNG.com – Bekerjasama dengan Kadin Kota Bandung, Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) kembali meluncurkan program pemberdayaan UMKM Alumni Unpad. Program pemberdayaan …