Terputus Genagan Jatigede, Rute Bus AKDP Dialihkan

Petugas polisi menyusuri jembatan  yang terendam luapan air genangan Waduk Jatigede. (khairizal maris)

Petugas polisi menyusuri jembatan yang terendam luapan air genangan Waduk Jatigede. (khairizal maris)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan jalan yang menghubungkan Sumedang-Wado-Garut bisa kembali dilalui masyarakat setelah saat ini terputus akibat tergenang Waduk Jatigede. Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya menargetkan jalur tersebut bisa kembali terhubung paling lambat sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Menurut Iwa, Pemprov Jabar terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait hal ini. Pada Jumat (22/4) kemarin, Iwa membahasnya dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Nanti Senin (hari ini) kami akan membahasnya lagi dengan Dirjen SDA dan BBWS sekitar. Jadi jalan Jatigede ini sedang dalam proses. Insha Alloh akan kami koordinasikan juga dengan Bupati Sumedang,” kata Iwa di Bandung, Minggu (24/4).

Iwa berharap, target tersebut tidak meleset mengingat jalur Sumedang-Wado-Garut ini menjadi alternatif masyarakat di saat musim mudik lebaran. “Ini harus selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

Meski begitu, Iwa belum mau membeberkan rencana apa saja yang akan dilakukan pemerintah agar daerah tersebut bisa kembali terhubung. Hal ini dilakukan agar tidak ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan proyek tersebut seperti mencari keuntungan materi.

“Solusi ada, anggaran ada, tapi masih perlu penyelesaian lain di lapangan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” katanya. Pihaknya akan memberi pemahamam ke masyarakat sekitar agar proses tersebut berjalan lancar dan sesuai harapan.

“Mudah-mudahan tidak ada profokator, karena ini untuk kelancaran arus orang dan barang. Jangan sampai, karena ini dianggap penting, kita disandera. Insha Alloh semua pihak akan membantu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Februari kemarin, jalan yang menghubungkan Sumedang-Wado-Malangbong, Garut terputus akibat terendam air Waduk Jatigede. Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan, terdapat sekitar 12 trayek bis antar kota dalam provinsi yang rutenya dialihkan akibat terputusnya Jalan Raya Wado tersebut.

Adapun trayek bis AKDP yang melintasi Wado dialihkan ke jalur lain di antaranya arah timur-barat (Tasikmalaya) yang sebelumnya via Wado dialihkan ke Parakanmuncang dengan jalur Kota Tasikmalaya-Malangbong-Limbangan-Nagreg-Cicalengka-Parakanmuncang-Terminal Ciakar (Sumedang)-Subang-Kabupaten Karawang PP. Sedangkan arah timur (Majalengka) Jalur Kota Bekasi-Majalengka dan Majalengka-Bandung terputus, sehingga pemberangkatan dimulai dari Kecamatan Darmaraja.

Sedangkan bis kecil melalui jalan alternatif berdasarkan kesepakatan di setiap daerah. Pengalihan arus ini, kata dia, membuat jarak tempuh semakin jauh. Kondisi ini akan memengaruhi terhadap tarif angkutan. (agp)

Loading...

loading...

Feeds