Kejaksaan Negeri Cimahi Gelar Sosialisasi Bertajuk “Jaksa Masuk Sekolah”

 Agar para pelajar memahami hukum, khususnya kasus yang berkaitan erat dengan berbagai masalah yang banyak menjerat anak di bawah umur, Kejaksaan Negeri Cimahi memiliki program penerangan hukum dan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah bertajuk

Agar para pelajar memahami hukum, khususnya kasus yang berkaitan erat dengan berbagai masalah yang banyak menjerat anak di bawah umur, Kejaksaan Negeri Cimahi memiliki program penerangan hukum dan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah bertajuk "Jaksa Masuk Sekolah".

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Agar para pelajar memahami hukum, khususnya kasus yang berkaitan erat dengan berbagai masalah yang banyak menjerat anak di bawah umur, Kejaksaan Negeri Cimahi memiliki program penerangan hukum dan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah bertajuk “Jaksa Masuk Sekolah”.


Selain itu, kejaksaan juga memiliki program pembinaan dan penyuluhan, dengan sasaran masyarakat umum dan pemerintahan. Demikian disampaikan Kepala Seksi Intelejen, Kejaksaan negeri Cimahi, Teuku Roni. Ia mengatakan, selain melaksanakan tugas penegakan hukum di wilayah hukum Kota Cimahi, pihaknya pun mempunyai tudan untuk mengedukasi masyarakat luas.

“Berbagai kegiatan sosialisasi yang dilakukan, tujuannya untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran hukum baik yang disengaja atau dikarenakan ketidaktahuan mereka,” ujarnya.

Salah satu program yang dijalankan, lanjut Roni, dengan melakukan road show ke sekolah-sekola tingkat atas di wilayah Kota Cimahi.

Dalam kegiatan tersebut, diterangkan masalah-masalah yang rentan melibatkan anak-anak atau pelajar, seperti masalah narkoba, kenakalan remaja dan perlindungan anak.

Untuk memudahkan mereka menangkap apa yang disampaikan, pihaknya memberikan berbagai materi yang mudah dicerna dengan mengambil kasus-kasus yang terjadi akhir ini.

Para pelajar ia katakan harus sejak dini mengenal berbagai aturan dan hukum agar tahu mana saja tindakan yang dapat merugikan diri sendiri yang akhirnya harus berhadapan dengan hukum, ketika dalam bergaul.

Ia menilai, dampak globalisasi selain memberikan dampak positif juga memiliki dampak negatif, dan dampak negatif ini yang harus kita saring agar generasi muda tidak terjebak dengan tindakan yang dapat merugikan dirinya sendiri.

“Dengan begitu maka dalam dirinya minimal ada rem untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa mengancam masa depannya,” ucapnya.

Selain menyampaikan berbagai materi kepada pelajar, kata Roni, para pelajar juga diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan atau pun memberikan pendapat terhadap materi yang diberikan. Dengan dibangun komunikasi dua arah, diharapkan program ini akan ada manfaatnya bagi para pelajar.

“Setiap pertanyaan atau pun pendapat didiskusikan yang pada akhirnya memberikan pemahaman kepada pelajar akan masalah yang dibahas dalam pertemuan ini,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …