Tepergok Selingkuh, Pria Ini Tega Bacok Tetangganya Hingga Tewas

ilustrasi

ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, BATUJAJAR–Polsek Batujajar mengungkap kasus pembunuhan Arifin (64) yang ditemukan tak bernyawa dengan luka bacokan di kepala di Kampung Neglasari RT02/RW15, Desa Galanggang Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (31/3/2016) lalu. Pelaku akhirnya menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke luar kota.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi serta sejumlah barang bukti yang ditemukan, seperti satu bilah golok berikut sarungnya, satu potong jaket kulit warna hitam, satu potong kaos salur warna hijau muda, hitam, orange, putih, dan satu potong celana jeans warna hitam, selanjutnya petugas melakukan penyidikan dan didapatkan bahwa pelaku mengarah ke saudara DS.

Tetapi pengungkapan kasus tersebut sempat terkendala, ketika para penyidik hendak melakukan penangkapan di rumah pelaku, namun pelaku sudah pergi ke Banten. Tersangka yang berinisial DS Pada Sabtu (16/4/2016) pukul 02.30 wib menyerahkan diri ke polsek dengan diantarkan oleh Ustad Asep (tokoh masyarakat) dan Usep serta dikawal oleh babinkamtibmas Desa Pangauban Bripka Asep Saepuloh.

“Pelaku mengakui kepada penyidik telah melakukan perbuatannya bahwa pelaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban Arifin dengan cara membacok korban dengan mengunakan golok,” tutur Kapolsek Batujajar AKP Rukun Iman kepada wartawan, Minggu (18/4).

Berdasarkan penuturan pelaku, dirinya melakukan pembunuhan terhadap korban karena merasa kesal dan marah, bahwa korban mengetahui hubungan perselingkuhan antara pelaku dengan tetangganya bernama Sopiah. Hubungan perselingkuhan sudah berjalan 5 tahun dan dilakukan sebulan sekali bahkan seminggu sekali ketika suami Sopiah tidak ada di rumah (lagi bekerja). Korban sering memergoki pelaku berada di dalam rumah Sopiah.

Dan terakhir pada malam kejadian korban sedang mengintip pelaku yang berada di dalam rumah Sopiah dan langsung ditegur oleh pelaku. Tepergok, pelaku kemudian membacok korban dengan menggunakan golok beberapa kali pada bagian kepalanya dan putus urat peredaran darah di leher. Korban kemudian ditinggalkan sekarat di TKP, hingga akhirnya meninggal dunia. Karena aksi kejinya tersebut, kini DS dikenai Pasal 340 KUHP sub 338 KUHP sub 351 (3) KUHP.

Berdasarkan pembertiaan sebelumnya, saksi yang juga tetangga korban Iman (39), Arifin pertama ditemukan olehnya pada pukul 05.10 WIB pada saat dirinya hendak pergi kerja, korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah dan sudah tak bernyawa.

Awal mula kejadian, sewaktu Saksi akan hendak pergi kerja terkaget melihat ada sesosok laki-laki/korban yang tergeletak dgn keadaan bersimbah darah dengan posisi terlentang dalam keadaan meninggal dunia yang diketahuinya ternyata tetangganya yaitu korban Arifin.

Kemudian saksi langsung memberitahukan kepada keluarga korban. Atas kejadian tersebut keluarga korban (istri dan anak) langsung membawa korban ke rumahnya yg tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) 30 meter. Selanjutnya keluarga korban langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Pihak Sektor Batujajar.

“Ketika saksi mau pergi kerja tiba-tiba melihat sesosok pria terbaring dengan badan yang penuh darah, ketika di hampiri rupanya korban merupakan tetangga arifin, sontak saya langsung memanggil keluarga korban dan segera membawa kerumah korban,” tutur Kapolsek.

Menurutnya, korban ditemungan dengan luka sobek bagian kepala sebelah kiri, luka sobek di pipi sebelah kiri dan telinga sebelah kiri luka sobek yang diduga berasal dari benda tajam. Menurut istri korban Atik (55), Semasa hidupnya korban Arifin tidak mempunyai musuh. “Tidak punya musuh, bahkan disini juga si bapa (Arifin/korban) oleh para tetangga jadikan sesepuh,” ungkapnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds