Ini Pesan Aher untuk Wakil Bupati Subang Terkait Penahanan Ojang

Wakil Bupati Subang, Imas Aryumningsih

Wakil Bupati Subang, Imas Aryumningsih

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta aparatur di Pemerintah Kabupaten Subang tetap serius dalam menjalankan roda pemerintahan. Tertangkapnya Bupati Subang Ojang Sohandi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan dijadikan pennghambat dalam melayani masyarakat.


Heryawan pun meminta Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih lebih aktif dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, Imas harus lebih berperan mengingat posisinya sebagai pengganti Ojang.

“Roda pemerintahan jangan terganggu. Waktu Musrenbang, Ibu Bupati nanya juga masalah itu. Wajarlah nanti kita konsultasikan segera,” kata Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Jumat (15/4).

Heryawan menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat terkait itu. “Kita tunggu perintah dari pemerintah pusat, kan ada perundangan yang mengatur itu,” katanya.

Disinggung proses penganggaran, Heryawan pun berharap tidak ada persoalan apa pun menyangkut hal itu. Terlebih, Sekretaris Daerah dan Wakil Bupati bisa mengambil kebijakan sebagai pengganti bupati.

“Kalau anggaran enggak ada masalah,” pungkasnya. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Subang akan memberi bantuan hukum bagi Bupati Subang Ojang Sohandi yang menjadi tersangka kasus penyuapan.

Bantuan tersebut akan diberikan lewat Biro Hukum Pemkab Subang. Wakil Bupati Subang Imas memastikan, bantuan hukum akan diberikan kepada Ojang.

“Pasti akan ada bantuan hukum buat Pak Bupati,” kata Imas usai menghadiri Musrenbang Jabar 2017, di Bandung, Kamis (14/4). Imas mengatakan, roda pemerintahan di Subang berjalan lancar meski tanpa kehadiran Ojang.

Saat ini, dia mengaku mengambil alih pimpinan sementara berdasarkan hasil kesepakatan dengan SKPD di daerahnya. “Pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Dan kita juga sudah rapat dengan semua SKPD dan camat. Intinya pelayanan masyarakat tidak boleh terhambat, program-progam tetap berjalan,” ucapnya.

Dia menyebut, beberapa tahap lelang pun terus dilakukan sebagai bukti lancarnya pemerintahan. “Sesuai dengan yang telah biasa kita lakukan. Malah harus lebih intens, karena akan ada lelang,” katanya seraya menyebut beberapa program lainnya sudah dilaksanakan.

Disinggung komunikasi terakhirnya dengan Ojang, Imas mengaku terakhir bertemu sesaat sebelum Ojang dijebloskan ke tahanan KPK. Saat itu, kata Imas, Ojang berpesan agar pemerintahan di Subang tetap berjalan.

“Obrolannya cuma pesan agar pemerintahan tidak vakum,” katanya. Imas mengaku kaget saat mengetahui penetapan Ojang sebagai tersangka.

Menurutnya, Ojang merupakan sosok yang baik sehingga tidak ada potensi ke arah korupsi. “Beliau apik sekali,” katanya.

Oleh karena itu, Imas meminta masyarakat tidak memvonis terlebih dahulu terkait kasus yang menjerat Ojang ini. “Kita kedepankan asas praduga tidak bersalah. Mudah-mudahan cepat selesai,” katanya. (agp

Loading...

loading...

Feeds