Wow… Munaslub Golkar Butuh Anggaran Rp 80 Miliar

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA— Gelaran Munas Luar biasa (Munaslub) Golkar di Nusa Dua Bali membutuhkan dana sekitar Rp 80 miliar. Itu diungkapkan Sekretaris Organizing Committee Munaslub Golkar Erwin Aksa. Uang sebanyak itu, dipakai untuk membayar biaya pelaksanaan Munas, tiket pesawat, dan hotel sekitar 3.000 peserta dan pemilik suara dari DPD se-Indonesia.


“Ada ide dari teman panitia, seluruh peserta dan pemilik suara tidak dihantui money politic, biaya pelaksanaan Munas mungkin sekitar Rp 15 miliar saja, tapi kalau dengan tiket dan hotel sekitar 3.000 orang butuh sekitar Rp 80 Miliar, jadi seluruh biaya ditanggung semua kandidat, agar pemilik suara tidak perlu keluyuran mencari pelayanan ke kandidat,” ujar Erwin usai ramah tamah bersama Caketum Ade Komaruddin di kediaman dinas Syahrul Yasin Limpo, Makassar, Rabu (14/4) malam.

Menurut CEO Bosowa Group ini, hasil rapat pleno terakhir memutuskan penundaan Munas dari 7 Mei ke 17 Mei. Soalnya, panitia kesulitan mencari tiket dan hotel untuk sekitar 3.000 sampai 4.000 kader Golkar yang akan menghadiri Munaslub itu.

“Penundaan ini karena adanya momen libur panjang tanggal 5 sampai 7 Mei, akibatnya susah mencari tiket dan kamar hotel. Jadinya ditunda sampai tanggal 17 nanti, saat ini kita sudah tinjau lokasi dan bayar DP ke hotel-hotel,” jelas Erwin.

Sementara, Caketum Syahrul Yasin Limpo mengaku akan mundur bila setiap caketum dibebankan iuran pendaftaran oleh panitia Munaslub.

“Kalau ada bayar-bayaran, maafkan saya kalau mundur. Mengapa Munaslub ditunda-tunda, kalau perlu dilaksanakan di Makassar saya jamin bisa sukses,” jelas Syahrul. (dtc)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …