Prostitusi Online di Bandung Berkedok EO

Tersangka prostitusi kelas elite yang diciduk Polrestabes Bandung. (khairizal maris)

Tersangka prostitusi kelas elite yang diciduk Polrestabes Bandung. (khairizal maris)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Praktik prostitusi online di Kota Bandung bekerja sama dengan agency model maupun Event Organizer (EO). Saat ini polisi telah mengamankan sedikitnya 300 pekerja seks komersil berserta mucikarinya.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol A.R Yoyol mengungkapkan, bisnis esek-esek via online yang bekerja sama dengan para agency maupun EO sudah profesional jaringannya, sehingga dalam mencari pelanggan atau menerima pelanggan lebih hati-hati.

“Penemuan saat ini berkedok SPG ketika ada event-event besar yang mengunakan EO, dan para SPG tersebut dipasok oleh beberapa agency,” ungkap Yoyol kepada wartawan di Mapolresltabes Bandung, Jalan Jawa, Bandung, Selasa (12/4).
Para SPG tersebut memberikan kartu nama kepada bos-bos yang sudah ditunjuk oleh EO tersebut, sehingga bisa sewaktu-waktu mereka dipanggil oleh pelanggan. “Pelanggan memanggilnya lewat bbm ataupun whatsapp. Cara pembayarannya pun bisa langsung ke pekerjanya ataupun transfer ke mucikarinya,” jelasnya.

Usia para pekerjanya pun mulai 18-30 tahun, tentunya dengan tarif Rp 3,5 juta hingga Rp 30 juta. “Mereka tidak selalu di hotel berbintang, semua sesuai tarif dan lokasinya,” kata Yoyol.

Sekali kencan per-jamnya ada yang Rp 10 juta, lanjutnya, 300 pekerja tersebut berasal dari Kota Bandung namun untuk pelanggannya seluruh Indonesia. “Kami akan terus mengusut kasus ini hingga akarnya,” pungkasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …