Menggantung, Rencana Proyek Jalan Pintas Pasteur-Pajajaran

Kawasan Jalan Pasteur

Kawasan Jalan Pasteur

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Warga Kota Bandung nampaknya harus bersabar untuk bisa memanfaatkan fasilitas jalan tembus yang menghubungkan Jalan Djunjunan (Pasteur) – Jalan Pajajaran. Soalnya, rencana pembangunan jalan tembus itu masih menggantung.


Namun demikian, Pemkot Bandung masih berupaya untuk melakukan negosiasi dengan sejumlah pihak yang memprotes rencana pembangunan jalur pintas tersebut.

Hal itu diungkapkan Kabid Pertamanan Diskamtam Kota Bandung Dadang Darmawan. “Kami masih melakukan negosiasi,” ujar Dadang di Balkot Bandung, Selasa (12/4).

Dadang mengatakan, anggaran proyek pembangunan jalan pintas itu sebenarnya sudah siap. “Namun, masih ada penolakan dari warga yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Pandu. Mereka bukan enggak setuju pembangunan jalan, tapi enggak setuju jalan itu lewat Pandu. Mereka bilang kenapa enggak lewat Jalan Baladewa,” ungkap Dadang.

Sebelumnya, kata Dadang, target pengerjaan berlangsung Maret atau April 2016 ini dengan waktu penyelesaian proyek selama enam bulan. Proyek jalan pintas itu, memakai anggaran APBD tahun ini Rp 15 miliar. Sebanyak Rp 2 miliar untuk pembebasan makam yang dianggarakan Distamkam Kota Bandung.

“Tapi kita belum sepakat soal pemindahan makam (TPU Kristen Pandu). Beberapa ahli waris sudah menerima untuk dipindahkan atau diabukan ke TPU Cikadut. Dari 700 makam di Pandu, enggak sampai sepuluh persen yang menolak, jadi sebagian besar setuju,” jelas Dadang.

Sebab itu, Dadang optimistis program tersebut bisa terwujud pada 2016. Kendati Dadang mengakui, belum dapat memastikan kapan eksekusi waktunya.

“Kalau ditanya soal target pengerjaan, ya kami ingin secepatnya. Program ini harus terlaksana. Ya saat ini kan masih negosiasi,” pungkasnya. (dtc)

Loading...

loading...

Feeds