TNI AD Siap Bantu Pembebasan 10 WNI di Filipina

Apel TNI

Apel TNI

 
POJOKBANDUNG.com, CIPATAT–Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyatakan siap membantu dalam pembebasan 10 warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina, beberapa waktu lalu.


“Yang jelas, kita siap untuk melakukan tugas (di Filipina) jika dibutuhkan, kami siap hanya menunggu perintah atasan,” tutur Mulyono kepada wartawan usai pelaksanaan Apel Komandan Satuan (Dansat) AD Tahun Anggaran 2016, di daerah latihan Infanteri Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD di kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Senin (11/4).

Mulyono menjelaskan, persoalan penyaderaan 10 WNI di Filipina itu, kini sedang dalam proses penanganan oleh Panglima TNI. “Itu sudah ada prosesnya. Angkatan Darat sudah siapkan pasukan, dikendalikan oleh panglima TNI. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Selain itu Mulyono mengungkapkan, kini pihaknya tengah fokus untuk mengevaluasi program-program yang dijalankan Dansat AD melalui penyelenggaraan apel Dansat tersebut. “Kita akan mengevaluasi untuk kemudian diperbaiki,” tutur dia.

Terlebih, Mulyono mengakui, saat ini memang masih banyak kekurangan yang dimiliki satuan-satuan di angkatan darat. “Mengevaluasi para pimpinan satuan, karena selama ini kita masih banyak kekurangan-kekurangan,” ujar dia.

Kendati begitu, Mulyono yakin para komandan satuan sudah melaksanakan tugasnya dengan maksimal, dan ikut membentengi agar TNI tidak melakukan pelanggaran apapun. “Ini kan sudah ada aturannya, ada ketentuan yang disepakati kalau ada yang melanggar,” kata dia.

Apel Dansat Angkatan Darat tahun anggaran 2016 ini diikuti oleh 335 komandan satuan jajaran angkatan darat. Pelaksanaannya pun selama lima hari, dari 11 sampai 15 April.

Apen Dansat digelar secara rutin pada tiap tahun oleh TNI AD. Tujuan penyelenggarannya, kata Mulyono, untuk menyamakan pemahaman para komandan satuan terutama tentang pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD.

Mulyono menambahkan, Apel Dansat diselenggarakan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang kerap dihadapi di berbagai satuan jajaran TNI AD. Dari identifikasi masalah itu, akan muncul rincian hasil perumusannya. Perumusan ini akan mengerucut pada konsep pembinaan yang harus dilakukan oleh komandan satuan.

Dari situlah, program kerja pada tiap satuan akan mengacu pada pokok kebijakan tersebut. “Agar mampu mencapai terwujudnya satuan yang siap operasional untuk mendukung tugas pokok TNI AD,” ujarnya.

Apel tersebut akan diisi serangkaian agenda seperti evaluasi dari para pejabat internal TNI AD, kegiatan psikologi lapangan, teknik dan taktik tempur, ilmu meda, kesegaran jasmani, olah raga militer, dan diskusi bidang Binsat.

Diskusi ini akan menitikberatkan pada materi Binsat. Materi ini sendiri fokus menyoroti sejumlah tuntutan dan tantangan tugas di masa mendatang berdasarkan tipologi wilayah perkotaan, wilayah perbatasan, daerah rawan, daerah kepulauan, dan daerah satuan tersebar.

Dalam apel Dansat itu, juga akan membahas berbagai persoalan yang bertautan dengan kepemimpinan. Pembahasan ini tentu disesuaikan dengan konteks dinamika tantangan tugas saat ini. “Ya ini sekaligus forum evaluasi kita dari hasil pembinaan satuan dan kepemimpinan Dansat pada tahun lalu,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Libur Natal-Tahun Baru Dipangkas 3 Hari

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …