Persani Mencari Bibit Muda Melalui Pertandingan

senam

senam

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pengurus cabang (pengcab) Persatuan senam seluruh Indonesia (Persani) Kota Bandung menggelar pertandingan senam antar club se-Kota Bandung yang dimulai pada 10-11 April 2016. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 127 peserta putra dan putri dari 6 club.

Adapun tujuan diselenggarakan pertandingan tersebut tidak lain hanya untuk mencari bibit muda unggulan yang secara khusus dipersiapkan sedini mungkin untuk mengikuti beberapa kejuaraan senam skala nasional ataupun internasional di kemudian hari.

Ketua umum Pengcab Persani Kota Bandung, Dasep Ruswana mengatakan, total peserta yang mengikuti pertandingan tersebut seluruhnya masih berusia dibawah umur yakni 6-12 tahun dari 6 Club yang masing-masing mengirimkan kurang lebih 20 peserta.

“Tahun kemarin hanya diikuti 4 club sekarang ada penigkatan yang cukup signifikan,” paparnya kepada radar bandung saat ditemui di sekretariat Persani di Jalan Tera kota Bandung, (10/4).

Dasep mengaku, selama ini cabor senam bisa dikatakan kurang diminati masyarakat secara luas. Maka alternatif solusinya untuk mengajak para putra dan putri agar mau ikut berpartisipasi adalah melalui pertandingan dan kejuaraan.

“Usianya masih anak-anak, tapi antusiasnya sudah menggembirakan,” terangnya.

Selain antusiasme yang baik dari para peserta, Dia menambahkan, kali ini ada beberapa nomor yang dipertandingkan dari beberapa disiplin senam artistik dan ritmik putra-putri, semuanya sudah dimodifikasi dari segi aturan maupun pertandingan.

“Peserta kali ini semua pemula jadi tidak semua nomor kita ikutsertakan karena kami juga melihat kondisi fisik sang anak seperti apa,” ungkapnya.

Selepas pertandingn selesai, lanjut Dasep, rencananya akan ada dana pembinaan dan hadiah bagi juara satu, dua, tiga dan juga bagi atket berbakat.

“Dana pembinaan bagi club sudah pasti ada karena atlet profesional awal karirnya terlahir di club,” tuturnya.

Dipihak lain, juri yang bertugas memberikan penilaian menjadi sorotan utama untuk melahirkan atlet muda berbakat khususnya di bidang cabor senam. Pasalnya, bila salah memberikan nilai maka bisa berdampak terhadap kualitas atlet dimasa depan.

Komisi tehnik (Komtek) disiplin senam Artistik Putri Pengda Persani Jabar, Lilis Komariyah yang bertugas menjadi juri menjelaskan, penilaian dimulai dari faktor kesulitan gerakan. Seperti, salto, putaran, tehnik mendarat dan cara melompat, selain itu penampilan peserta saat tanding turut menjadi perhatian.

“Pertandingan kali ini aturannya sudah dimodifikasi, tidak seperti kelas Nasional maupun Internasioal tapi tidak apa-apa karena semua masih pemula dan anak dibawah umur,” ungkapnya.

Selain itu, Lilis memaparkan, pertandingan yang sudah dimodifikasi tersebut meliputi, senam lantai putra, meja loncat dan jamur kemudian untuk putri dipertandingkan tehnik meja lompat, palang bertingkat, balok keseimbangan dan senam lantai.

“Kesluitan saat penilaian kami harus cekatan dan sigap apakah gerakannya sudah seirama atau belum dan nilai tersebut harus kami pertanggungjawabkan kepada 4 juri lainnya,” imbuhnya.

Namun, lanjut Lilis, semua juri yang bertugas saat pertandingan tersebut semua berlatarbelakang olahraga, ada sarjana, dosen dan guru. Jadi masing-masing memiliki pendapat untuk memberikan nilai setiap peserta.

“Semua basicnya olahraga. Saya rada penilainan akan adil karena mereka sudah paham dan mengerti aturan,” tandasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).