Duh… Ruas Tol Purbaleunyi Tertutup Longsoran Tanah

Petugas membersihkan longsoran tanah yang menutup ruas tol Purbaleunyi. (habibie)

Petugas membersihkan longsoran tanah yang menutup ruas tol Purbaleunyi. (habibie)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH–Sebuah longsoran tanah menutup sebagian bahu jalan di Tol Purbaleuyi KM 118.400 jalur A arah Jakarta-Bandung akibat beton penahan tanah (filling) yang terpasang di Kampung Tegal Laja RT 2/6 Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat jebol setelah terguyur hujan deras yang terjadi, Sabtu (9/4).


Menurut Direktur Operasional Jasa Marga Christantio Prihambodo, bahwa kejadian longsor terjadi dini hari, sekitar pukul 02.50. Setelah sebelumnya turun hujan deras di tempat tersebut. Dikatakannya pada saat terjadi longsor, tanah longsor menutupi hampir dua lajur jalan di tol Purbaleunyi sehingga dua lajur jalan tersebut ditutup dan tersisa satu lajur yang masih bisa dilewati kendaraan.

“Kemudian tepat pukul 10.00 kami datangkan peralatan berat, ada satu beckhoe dan empat dumptruk untuk membersihkan tanah yang bercampur air tersebut,” katanya kepada wartawan di lokasi, Minggu (10/4).

Dia mengatakan, bahwa upaya evakuasi dilakukan agar jalan tiga lajur tersebut dapat kembali dilalui kendaraan. Pihaknya menambahkan lajur yang terkena longsoran tersebut merupakan traffic light, jalur khusus untuk truk.

“Untuk sementara kami berusha membersihkan lumpur sehingga diharapkan nanti ketika terjadi hujan lagi saluran di sisi kiri bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Christianto masih khawatir akan terjadi longsor susulan, karena di atas tebing tersebut merupakan tanah pesawahan yang notabene tidak padat dan cenderung labil. Apalagi kata dia, jika hujan deras kembali turun. Dikatakannya pihak Jasa Marga nantinya akan melakukan perbaikan permanen terhadap beton penahan tanah yang jebol tersebut.

“Kami lakukan perbaikan untuk sementara 1-2 minggu. Karena perbaikan permanen butuh waktu yang lebih lama,” jelasnya.

Pihaknya mengaku wilayah tersebut memang sudah diidentifikasi dan berpotensi longsor. Menurutnya tembok atau beton penahan tanah (filling) tersebut sudah tidak mampu menahan air sawah, terlebih air hujan yang deras yang terjadi kemarin.

“Ada failling, penahan tanah. Ini sudah jenuh air karena di atas ada saluran air dari persawahan,” kata dia.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, longsoran dengan lebar sekitar 40 meter dan ketinggian tebing sekitar 15 meter ini, tampak sedang dievakuasi oleh petugas lapangan Jasa Marga dengan menggunakan alat berat beckhoe. Selain itu ada empat dumptruck yang mengangkut tanah longsoran tersebut. Tampak juga petugas lapangan dari Jasa Marga dan petugas dari Unit Lantas Polres Cimahi yang berjaga di lokasi.

Akibat kejadian tersebut terjadi penutupan dua lajur jalan di Tol Purbaleuyi KM 188.400 sejak pagi hari. Dan sempat terjadi kepadatan kendaraan di jalur A arah Jakarta-Bandung sejak pukul 06.00 pagi. “Pas tadi pagi sudah ada antaian kendaraan, kirain ada kecelakaan ternyata pas dicek ada longsor,” ujar Oded (49) salah satu warga.

Selain itu, untuk lalu lintas pun sempat terjadi kepadatan kendaraan karena tanah longsoran menutup hampir dua lajur jalan dan dari tiga lajur jalan, pihak unit lantas hanya memberlakukan satu lajur saja. Akibatnya terjadi antaian kendaraan sejak dini hari sampai pagi sekitar pukul 09.00. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …