MoU Pemkab- Pemkot Bandung Tunggu Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, SOREANG– Penandatangan memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Bandung dan Pemkot Bandung, terkait kerja sama di beberapa sektor di wilayah perbatasan antara dua daerah itu, hingga kini belum dilakukan. Penandatangan ini masih menunggu jawaban konfirmasi dari pihak Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.


Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira menuturkan, pertemuan antara kedua kepala daerah terkait penandatanganan MoU itu masih menunggu waktu luang dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Dadang Naser.

“Kami sedang menunggu waktu pak wali kota untuk mengadakan MoU dengan Bupati Bandung. Kami ingin secepatnya. Tergantung waktu beliau berdua,” tutur Sofian, Jumat (8/4).

Saat ini, pihaknya tengah mengkonfirmasi pihak Kota Bandung terkait waktu luang Ridwan Kamil untuk penandatanganan MoU antara. dua daerah tersebut.

“Kalau bupati siap kapan saja. Kalau wali kota, sedang kami konfirmasi ke kota Bandung,” ucapnya.

Pihaknya saat ini sedang menyusun rencana kerja yang bahannya dikumpulkan dari dinas-dinas terkait.

“Penyiapannya di pemda. Bahannya dari dinas,”imbuhnya.

Penyusunan rencana kerja ini ditargetkan rampung pada pekan ini. Penyusunan rencana kerja dari SKPD sebagai rincian dalam MoU itu, diserahkan kepada Bappeda. Selain rincian soal rencana kerja, juga soal besaran-besaran anggaran yang diperlukan untuk mendukung program pada 10 bidang tersebut.

“Saya tugaskan Bappeda untuk mengumpulkan bahan-bahan itu,”ungkap sofian.

MoU ini akan membahas perihal 10 poin, di antaranya, soal lingkungan yang mencakup masalah drainase, banjir dan sampah, lalu pendidikan, kesehatan dan beberapa bidang lain.

Sofian menambahkan, kerja sama tersebut nantinya akan ditargetkan berlangsung sampai lima tahun ke depan.

Untuk penanganan sampah, kata Sofian, sudah dikerjasamakan. Namun, penanganan tersebut untuk jangka pendek. Terkait kerja sama jangka panjang, akan didukung hasil penyusunan rencana kerja dari tiap SKPD.

“Jadi jangka pendek, menengah dan panjang ini kan harus disusun dengan rencana kerja dari SKPD,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Kebersihan Dispertasih Kabupaten Bandung Lala Suhala menuturkan, penanganan sampah di anak-anak sungai Citarum, terutama Sungai Cikapundung, sudah dilaksanakan bersama-sama oleh PD Kebersihan Kota Bandung dan Dispertasih Kabupaten Bandung.

“Ada dua titik, di Cijagra dan Citeupus. Jadi sampahnya dibersihkan dengan alat berat. Ini sudah dari tiga pekan lalu,” imbuhnya. (Mld)

Loading...

loading...

Feeds