Barang Bukti Sindikat Narkoba Kelas Dunia Dimusnahkan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG, com, BANDUNG – Pengungkapan sindikat internasional narkotika dan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Bersinar melibatkan berbagai instansi dan lembaga, seperti Polri, BNN, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Opration Hubla Kemenhub, dan Kemenkumhan digelar di Pelabuhan III Cirebon, Rabu (6/4).


Kegiatan yang dihadiri 250 orang tersebut, diantaranya Kapolri, Jendral Pol Barodin Haiti, BNN Pusat, Irjen Arman Safari, Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs Jodie Roseto, Ditnarkoba Mabes Polri, Brigjen Pol Imam Sugianto, Waka Polda Jabar, Brigjen Pok Drs H Muhammad Taufik MSi, Danrem 063/sgj, Kol Inf Sudjipto, Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Inf Suharma Zunam, Dandenpom III-3 Cirebon, Letkol Cpm Yudo Pramono, Danlanal Cirebon, Letkol Laut Budi Santoso, Wakasat Brimob Polda Jabar, AKBP H. Agus Tri Sik, Dandim 0620/ Kab. Cirebon, Letkol Inf Aliatin M, Walikota Kota Cirebon dan para unsur Muspida, Drs Nazarudin Aziz, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh daerah.

“Polri, BNN beserta Bea Cukai akan terus bekerjasama untuk memberantas peredaran Narkoba Jaringan Nasional dan Internasional baik yang diedarkan melalui darat laut dan udara,” jelas Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs Jodie Roseto, kepada wartawan melalui video press conprence di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta No.478 Bandung, Rabu (6/4).

Presiden RI mengintruksikan kepada jajaran kepolisian RI untuk memutus jaringan narkotika dari produsen sampai pengguna narkoba, dan sebagian besar narkoba yang diselundupkan dari negara Malaysia.

“Polri tidak akan memberi toleransi bagi para bandar, pengedar serta pengguna narkoba,” tambahnya.

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain, 180.000 butir ekstasi, 2 ton ganja, 40 kg shabu, 2 gulungan alumunium, 3 buah alat press ekstasi, 2 unit timbangan digital, 72 kaleng/44,64 liter shabu cair, 16 unit HP, charger 3 buah, dan 45 kartu perdana.

Barang bukti yang disita BNN Pusat, berupa mobil Toyota Rush hitam Nopol B 2129 JA, KM Chargo Bahari Milik PT Inti Galangan Samudra.

Sedangkan para tersangkanya adalah, Muhammad Rizki (30) dari Kuningan, Fajar Priyo Susilo (25) dari Jakarta Utara, Riki Gunawan (34) dari Jakarta Barat, Jusman (52) dari Kepulauan Meranti, Sugianto alias Achai (29) dari Dumai Barat, Hendri Unan (20) dari Pekanbaru, Gunawan Amina (60) dari Medan, Anciong alias Karun (40) napi Lapas Tanjung Gusta Jalan Perintis Nomor 16 Kabupaten Selat Panjang, Yanto alias Abeng (36) dari Medan.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …