Sesko TNI Genap 42 Tahun

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Tantangan yang harus dijawab oleh lembaga pendidikan Sesko TNI bukan sekadar menjadi tempat memindahkan ilmu pengetahuan, bukan pula tempat mencari ijasah ataupun tiket untuk mendapatkan jabatan dan naik pangkat, tetapi lebih utama tempat mendidik diri untuk meningkatkan keunggulan moral, mental, semangat, integritas yang tidak bisa lepas dari nilai-nilai kejujuran dan keadilan, yang semuanya itu lekat dengan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, maka Sesko TNI yang merupakan Badan Pelaksana Pusat pada tingkat Mabes TNI yang berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI dengan tugas pokok menyelenggarakan pendidikan pengembangan umum tertinggi TNI dan pendidikan Operasi Gabungan di lingkungan TNI dituntut untuk mampu mencetak Perwira-Perwira generasi muda TNI sebagai calon-calon pimpinan TNI di masa depan yang beretika, bermoral, jujur, handal, militan, profesional dan dicintai rakyat sesuai dengan jati diri TNI.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Sesko TNI Letjen TNI Agus Sutomo, S.E. yang bertindak selaku Irup pada upacara militer dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke 42 Sesko TNI, yang berlangsung di lapangan upacara Jenderal Soedirman Sesko TNI, Jl. R.A.A. Martanegara No. 11 Bandung, Jumat 1 April 2016, dihadiri oleh segenap anggota Sesko TNI, Perwira Siswa Dikreg XLIII Sesko TNI TA 2016 dan undangan lainnya. Pada kesempatan upacara tersebut, dianugerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun kepada personel Sesko TNI atas nama Sertu Priyono dan Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun kepada Sertu Sarif.

Sebelum pelaksanaan upacara militer, bertempat di ruang Cafe Graha Wira Dharma Sesko TNI dilaksanakan acara pelantikan kenaikan pangkat Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Sesko TNI sebanyak 28 orang terhitung mulai 1 April 2016. (pustaka sesko TNI)

Loading...

loading...

Feeds

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).