Ridwan Kamil Perluas Penataan Teras Cikapundung

Taman Teras Cikapundung yang diresmikan Ridwan Kamil dan Dirjen SDA Kementrian PUPR, Sabtu (30/1). (murwani)

Taman Teras Cikapundung yang diresmikan Ridwan Kamil dan Dirjen SDA Kementrian PUPR, Sabtu (30/1). (murwani)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— Setelah berhasil menata Teras Cikapundung dan dinilai sukses, Walikota Bandung Ridwan Kamil berencana memperluas kawasan sungai tersebut. Bahkan, menurut rencana, penataan sungai terus diperpanjang dari Cihampelas sebelah Ciwalk sampai ke teras Cikapundung.


“Kita berharap beberapa kawasan lain ditata seperti di Teras Cikapundung,” ujar Ridwan Kamil.‎

Selain penataan kawasan sungai dibahas juga tentang penanganan persampahan di sungai-sungai. Salah satunya dengan trash rack, yakni bendungan pengangkat sampah agar sampah tidak bermuara di ujung.

“Kita juga bisa sambil mempush orang-orang agar tidak membuang sampah di sungai,” papar Ridwan Kamil.

Kemudian pengelolaan buangan domestik yang diusulkan ada solusi temporer. Misalnya, pipa gendong dari toilet-toilet itu setelah Pemkot Bandung memiliki 13 apartemen rakyat.

“Sehingga yang ada di bantaran bersiap kita pindahkan, menunggu apartemen itu jadi dahulu,” tegasnya.

Untuk itu, tengah disiapkan MoU sebagai dasar hukum untuk kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Sementara, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS) Yudha Mediawan mengatakan, yang paling real dilakukan dari poin itu yakni trash rack dulu. Namun menunggu anggarannya yang berjalan.

“Sementara tahun 2017 sudah dialokasikan titik yang akan ditata oleh pak walikota. Tapi untuk keinginan bersama dimajukan dengan mencoba dari sisa lelang,” paparnya.

Untuk membangun trash rack, lanjut Yudha, pihaknya membangun konstruksi dengan teknologi paling mutakhir.

“Tapi untuk pemeliharaan dan operasionalnya dari aparatnya pemkot, melalui Dinas Kebersihan atau PD Kebersihan melalui dump truck,” tambahnya. ‎

Dibutuhkannya MoU, menurut Yudha, karena BBWS tidak bisa mengangkut sampah yang sudah diangkut dari sungai ke TPA.

“Jadi tetap harus bekerjasama dengan PD Kebersihan,” terangnya. ‎

Titik paling urgen sebaiknya di ujung perbatasan karena di sana banyak penduduk. Tapi tidak memilah-milah. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …