Persib Kembali Melenggang ke Senayan, Begini Komentar Dejan

Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic. Foto: Khairizal Maris

Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic. Foto: Khairizal Maris

 
POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Persib Bandung untuk kali kedua berhasil melaju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.


Tim besutan Dejan Antonic itu baru saja menggenggam tiket final turnamen Piala Bhayangkara 2016 setelah menang tipis 1-0 (0-0) atas Bali United Pusam FC dalam pertandingan babak semifinal di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (30/3).

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, Maung Bandung juga berhasil mendapat satu tiket ke stadion nasional tersebut sebagai finalis Piala Presiden. Ketika itu, Atep Rizal dan kawan-kawan sukses melanjutkan langkah tersebut ke podium juara setelah menaklukan Sriwijaya FC.

“Ini berkat kerja keras dan kerja cerdas semua tim,” kata Dejan setelah pertandingan.

Memang, Persib harus bekerja ekstra keras sepanjang laga sebelum akhirnya memastikan poin penuh. Betapa tidak, Trisula Maung Bandung, Atep Rizal, Samsul Arif dan Juan Belencoso di buat mandul oleh pertahanan tim tamu yang sangat ketat. Akibatnya, Dejan melakukan rotasi dengan menarik Atep serta Samsul di babak kedua.

Sebagai ganti, pelatih asal Serbia ini menurunkan Tantan dan David Laly untuk memcah kebuntuan. Strategi Dejan itu ampuh, kedua pemain pengganti tersebut berhasil menjadi pahlawan kemenangan setelah menjebol gawang Rully Desrian, penjaga gawang Bali United yang tampil cukup ciamik dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting sepanjang laga.

Gol semata wayang itu lahir dari umpan lambung David Laly yang berada di sisi kiri gawang. Bola kemudian mengarah ke Beloncoso yang berada di tiang jauh gawang Desrian. Oleh striker asal Spanyol itu, bola ditanduk ke arah Tantan yang berdiri tanpa pengawalan di depan gawang Bali United. Dengan satu sundulan, Tantan sukses mengubah skor menjadi 1-0. Gol.

“Gol yang tercipta itu adalah berkat hasil latihan yang kami lakukan selama ini. Saya bangga dengan pemain karena mereka sudah mampu menunjukan kemampuan terbaik mereka,” kata Dejan.

“Tapi, saya mau bilang bahwa ini pertandingan yang sangat berat, dan sedikit keras,” papar mantan pelatih Persipasi Bandung Raya itu.

Sementara itu, pelatih Bali United Indra Sjafri mengungkapkan bahwa, gol semata wayang yang lahir dalam laga itu akibat kelengahan pemain belakang mereka. “Saya sudah memperingatkan pemain untuk hati-hati. Karena mereka punya target man di depan. Dan, apa yang saya khawatirkan itu benar-benar terjadi,” keluhnya.

Dengan kemenangan tersebut, Maung Bandung saat ini hanya menunggu lawan dalam partai final yang akan berlangsung 3 April nanti. Calon lawan tersebut antara Arema Cronus dan Sriwijaya FC yang sama-sama akan berjibaku untuk mendapat tiket ke final. Dua tim akan bentrok di Stadion Kanjuruhan Malang, besok sore. (pra)

Loading...

loading...

Feeds