Minat Dosen Mengabdi Masih Rendah

Logo Unisba

Logo Unisba

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Minat dosen yang melakukan pengabdian pada masyarakat masih rendah. Berbeda, dengan penelitian yang alokasi anggarannya selalu terserap cukup besar.


Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba, Edi Setiadi, pada 2015 nilai penelitian dosen di Unisba jumlah penelitiannya sekitar 120-130 penelitian dengan nilai mencapai Rp 3 miliar. Namun, dosen yang mengajukan pengabdian pada masyarakat (PKM) hanya 12 proposal. Itu pun, yang lolos hanya 1 dengan nilai hanya ratusan juta.

“Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dikti, penelitian jumlahnya mencapai 25 ribu lebih proposal kalau pengabdian kepada masyarakat hanya 9 ribu. Jomplang, jadi bukan hanya di Unisba saja PKM kurang menarik,” ujar Edi kepada wartawan di sela-sela acara Pelatihan Pembuatan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat di Aula Pasca Unisba, Rabu (30/3).

Edi mengatakan, minimnya dosen yang melakukan PKM, kendalnya hanya terkait minat saja. Padahal, untuk mengajukan dana PKM ini, dari sisi proses dan prosedur lebih mudah PKM. Namun, banyak dosen yang takut programnya tak berjalan.

Program pengabdian masyarakat, kata dia, sebenarnya tak harus dibuat diperdesaan saja. Karena, di perkotaan pun masih banyak yang bisa digarap. Misalnya, pengabdian masyarakat pada supir angkot atau mengangkat program tentang PKL (pedagang kaki lima) agar aman berusaha tapi tak berhadapan dengan hukum. “Untuk menggenjot minat dosen, Unisba menggelar pelatihan membuat proposal PKM ini,” katanya.

PKM ini, kata dia, akan hasilnya langsung terasa oleh masyarakat berbeda dengan penelitian. Sehingga, Unisba berharap setelah mengikuti pelatihan, semua dosen akan tertarik dan berminta untuk membuaat proposal PKM. “Pelatihan ini, responnya bagus dihadiri 90 dosen. Apalagi, kami hadirkan, pembicara yang kompoten, membuat proposal,” katanya.

Sementara menurut Ketua Pelatihan Proposal PKM Unisba, Nusar Hajarisman, Ia menggelar pelatihan ini karena dosen memili tiga tugas utama yang di rangkum sebagai Tridarma. Di antaranya, Pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ketiga hal tersebut, wajib bagi semua dosen untuk melaksanakan Tupoksinya. “Permasalahannya, darma ketiga atau pengabdian masyarakat masih rendah,” katanya.

Unisba berharap, kata dia, setelah pelatihan ini ke depan porsi pengabdian masyarakat harus ditingkatkan. Ada empat jenis pengabdian yang harus dilakukan dosen. Yakni, penerapan Iptek, misalnya teknologi yang bisa diterapkan pada sampah. “Kami ikut membantu masyarakat dengan mengelola bank sampah yang menghasilkan nilai,” katanya.

Contoh pemberdayaan masyarakat yang lain, kata dia, ada beberapa desa binaan, di Cicalengka yang tak termanfaatkan padahal menghasilkan pisang agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi. “Melalui PKM ini, perguruan tinggi harus membantu berbagai permasalahan untuk mengatasi kemiskinan,” katanya. (azm)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …