Banjir Bandung Selatan Terus Meninggi

banjir sampah

banjir sampah

POJOKBANDUNG.com, DAYEUHKOKOT— Banjir di Bandung selatan terus meninggi, beberapa ruas jalan terputus.

Dari pantauan, Rabu (30/3) siang, banjir memutus Jalan raya Andir-Rancamanyar, begitupun dengan Jalan Anggadireja Baleendah yang tergenang air setinggi satu meter.

Air juga menggenang Jalan Raya Dayeuhkolot-Baleendah, walaupun tidak sampai memutus jalan, namun kendaraan terpaksa melaju perlahan.

“Air mulai naik sampai ke jalan tadi malam,” ujar Pepen supendi, salah seorang pedagang di depan Masjid Agung Dayeuhkolot ketika diwawancara.

Banjir juga menggenang ribuan di tiga kecamatan, yakni Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

Di Desa Cijagra Bojongsoang, banjir menggenang setinggi satu meter warga beraktivitas dengan menggunakan perahu.

Selain tergenang, Kampung Cijagra juga disengsarakan oleh tumpukan sampah di genangan sungai Citarum mati dan Sungai Cikapundung.

Asep Rahmat (36) salah seorang warga Kampung Cijagra Bojogsoang mengatakan, banyaknya sampah di kampung tersebut karena banyaknya masyarakat yang membuang sampah secara langsung ke sungai.

“Beberapa hari lalu sampah dibersihkan oleh Gubernur, Walikota Bandung dan tentara, tapi pasti banyak lagi, soalnya membersihkannya cuman sehari, sementara sampah datang setiap hari,” tutur Asep.

Dengan acara seremonial satu hari, sampah tidak akan terselesaikan dan kampung Cijagra akan selalu menjadi korbannya.

“Solusinya harus mengubah pola pikir masyarakat supaya jangan membuang sampah ke sungai. Pemerintah juga jangan saling menyalahkan, miris saja, kemaren-kemaren Walikota Bandung dan Bupati Bandung saling tuding ini sampah siapa, padahal kami di sini yang merasakannya,” tuturnya.

Dia berharap agar pemerintah segera mengangkut sampah yang sudah menyebar terbawa banjir di Kampung Cijagra. (Mld)

loading...

Feeds