Ridwan Kamil Minta SKPD Maksimalkan Penyebaran Informasi

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta SKPD dan kewilayahan untuk memaksimalkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan pemerintahan melalui beragam media, termasuk media sosial.
Permintaan itu, disampaikan Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi dinas komunikasi dan informatika Kota Bandung, di Hotel Panghegar, Senin (28/3/2016).


Menurut Ridwan, para pejabat dari tingkat kewilayahan sampai ke SKPD harus dapat menguasai data-data dan infromasi sehingga informasi dapat tersampaikan ke media.

“Untuk para pejabat, kuasai informasi, jangan jadi pejabat yang gagap teknologi yang tidak punya data, jangan kalau ditanya wartawan, ga bisa jawab, sehingga media menuliskan satu pihak tanpa ada data-data yang ditanyakan,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan menuturkan, penyebaran informasi yang paling cepat adalah melalui media sosial, ada lebih dari 200 berita setiap harinya yang muncul di Kota Bandung, itu tersebar dari 151 kelurahan, 30 kecamatan dan 20 SKPD Kota Bandung. Ridwan pun mengimbau agar penyebaran informasi (upload data) tersebut lebih menekankan berita bukan hanya kegiatan rapat.

Ridwan berharap kondusivitas dengan hubungan dengan media di Kota Bandung berjalan dengan baik, tak hanya itu pemkot Bandung pun telah berupaya untuk membuka 360 set data yang terbuka untuk publik.

“Kami berharap di Bandung hubungan dengan media betul-betul kondusif, data mudah didapat, hubungan dengan wartawan dan media juga berjalan baik, dan para pejabatnya juga harus melek informasi,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menambahkan, pemkot telah membuat mekanisme open data dan sebanyak 360 set data telah dapat diakses, dalam rangka transparansi data ke publik, disisi lain pemkot pun berhati-hati dengan data yang dikeluarkan, hal itu agar data yang digunakan tidak disalahgunakan.

Tak hanya itu, Ridwan Kamil meminta pemkot Bandung terus membangun Smart City, dengan menggunakan teknologi untuk memudahkan urusan.

“Target hingga tahun depan ada 1000 aplikasi yang akan dibuat untuk di internal dan menyampaikan informasi ke luar, saat ini baru 400 aplikasi, sehinga Smart City menjadi gaya hidup,” paparnya.

Keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya.
Tertulis dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, kecuali yang bersifat rahasia atau tidak dapat diakses oleh publik. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …