Ngeri! Foto Korban Bom Kampus UHO Kendari Disebar tanpa Sensor

Seperti ini kondisi korban ledakan bom di Kampus UHO Kendari.

Seperti ini kondisi korban ledakan bom di Kampus UHO Kendari.

 


POJOKBANDUNG.com, KENDARI– Foto-foto korban bom di Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) disebar di media sosial tanpa sensor. Padahal, foto korban bom Kampus UHO Kendaei sangat mengerikan.

Tubuh korban bom berserakan. Tangan dan kakinya terpotong. Tubuh korban sudah tidak utuh lagi. Darah tampak berceceran di ruangan, tempat bom meledak. Kursi-kursi berserakan akibat terkena serpihan bom.

Ledakan bom di Kampus UHO Kendari Sultra menewaskan 4 orang. Satu korban tewas merupakan polisi dari anggota Gegana Sat Brimob Polda Sultra. Sedangkan tiga lainnya adalah satpam Kampus UHO Kendari.

Foto-bom-di-Kampus-UHO-Kendari

Foto-bom-di-Kampus-UHO-Kendari

Korban terkapar setelah terkena serpihan Bom di Kampus UHO Kendari
Selain menewaskan 4 orang, 8 lainnya mengalami luka serius. Sebagian besar korban luka merupakan satpam Kampus UHO Kendari.

Aiptu Syafruddin dan Aiptu Alexander A, anggota Sat Brimobda Sultra, memberikan materi dalam pelatihan Satpam UHO Kendari. FOTO @brimobsultra818 (Twitter)

Aiptu Syafruddin dan Aiptu Alexander A, anggota Sat Brimobda Sultra, memberikan materi dalam pelatihan Satpam UHO Kendari. FOTO @brimobsultra818 (Twitter)

Para korban luka terkena serpihan bom ketika sedang mengikuti pelatihan dasar satpam yang diselenggarakan Polda Sultra bersama dengan UHO Kendari, Selasa (29/3) sekitar pukul 15.30 Wita.

“Polda dengan UHO bekerjasama MoU. Atas dasar itu ada pelatihan dasar satpam yang sudah berjalan 10 hari dari waktu 20 hari,” ujar
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Agung Sabar Santoso.

Aiptu Syafruddin dan Aiptu Alexander A, anggota Sat Brimobda Sultra, memberikan materi dalam pelatihan Satpam UHO Kendari. FOTO @brimobsultra818 (Twitter)
Ledakan tersebut terjadi pada saat anggota Gegana Sat Brimob Polda Sultra memberikan materi di depan para satpam Kampus UHO. Nah, pada saat memberikan penjelasan, satu instruktur memegang bahan peledak berjenis granat.

“Tiba-tiba bahan peledak ini menurut saksi meledak sehingga mengakibatkan korban 4 orang meninggal dunia,” tandas Agung.

(one/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …