Laga Terakhir Grup A Berakhir Imbang

Kedua tim bersalaman saat usai laga kualifikasi grup A di Stadium Glora Arcamanik Bandung., Minggu (27/3). (asep)

Kedua tim bersalaman saat usai laga kualifikasi grup A di Stadium Glora Arcamanik Bandung., Minggu (27/3). (asep)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pertandingan ke-31 babak kualifikasi sepakbola Jawa Tengah melawan DKI Jakarta di Stadion Gelora Arcamanik Kota Bandung, Minggu (27/3) sore, berakhir dengan skor imbang.

Selama berjalan pertandingan babak pertama, DKI Jakarta dua kali melakukan pergantian pemain. Di menit ke-25 Aris yang menggunakan nomor 12 digantikan oleh Eduardo yang menggunakan nomor 11 di posisi tengah, lalu di menit ke-45 Andri yang menggunakan nomor 17 digantikan Ahmad Ihwan dengan nomor punggung 9.

Tim asal ibu kota yang dipimpin oleh Ahmad Lutfi (Kapten DKI Jakarta) dan Soni Setiawan (Kapten Jawa Tengah) selama berjalannya pertandingan babak pertama harus menerima hasil imbang, 0-0 untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua, tim asal Provinsi Jawa Tengah, di menit ke-51 menarik kedua pemainnya yaitu Ade Kurniawan dengan nomor punggung 22 dan Kukuh Pramayudha dengan nomor punggung 12. Kedua pemain ditersebut digantikan oleh Zaenal Arivin yang menggunakan nomor 15 dan Sholihul Islam memakai nomor 10.

Lalu di menit ke-66 lagi-lagi dari Provinsi Jawa Tengah melakukan pergantian pemain yaitu Ragil bernomor punggung 18 digantikan oleh Maulana Siswanto bernomor punggung 9.

Berjalannya babak kedua, kedua tim saling serang, bahkan ada beberapa pemain asal DKI Jakarta yang harus ditarik keluar karena cedera. Semakin sengitnya kedua tim saling serang, Ahmad Ihwan yang baru ganti akhirnya bisa memberikan gol pertama di babak kedua untuk DKI Jakarta, sontak terdengar suara gemuruh dari suporter memberikan semangat.
Tim asal Provinsi Jawa Tengah tidak mau kalah akhirnya bisa balas dendam di menit ke-91 untuk menyamakan kedudukan, gol dicetak oleh Sholihul Islam.

Manager tim DKI Jakarta, Benny Erwin mengatakan, pertandingan cukup bagus dan imbang meskipun tim saya menang terlebih dahulu dan harus dibayar di menit 91. Tapi pertandingan kali ini merupakan laga tanpa beban. Pasalnya, kalah menang kedua tim akan lolos.

“Ya, laga tanpa beban lah, kecuali kalau tim saya kalah di pertandingan sebelumnya baru deg-degan,” ucapnya sambil tersenyum kepada wartawan saat hendak meninggalkan lapangan di Glora Arcamanik Kota Bandung, kemarin (26/3).

Diungkapkan Benny, selanjutnya tim DKI Jakarta akan menjalani istrahat sebelum mengikuti pertandingan sesungguhnya PON ke-XIX 2016 Jabar.

“Semua pemain akan istrhatat total karena rencananya Juli 2016 akan try out ke Negara Thailand atau Vietnam untuk persiapan PON,” terangnya.

Di pihak lain pelatih dari tim Jawa Tengah, Anjar jambore Widodo, mengatakan kebobolan pertama bukanlah akhir dari pertandingan. Secara respek dirinya merombak strategi dan formasi asalnya 4321 menjadi 442.

“Awalnya kita ketinggalan selisih gol tapi saya bersyukur pemain tidak drop dan bisa menyamakan kedudukan,” imbuhnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah melihat laga antara Jateng dan DKI Jakarta dirinya akan melakukan pembenahan disektor depan, menajamkan straiker dan gelandang serang.

“Sampai saat ini pemain bagus kekompakannya juga sudah cukup cantik,” katanya.

Sementara itu kapten tim kesebelasan Jateng, Soni Setiawan, sangat bangga dengan kekompakan rekannya di lapangan, mereka mengerti teknis bermain secara suportif di adapun sedikit selisih tegang antara kedua pemain itu merupakan hal wajar tapi itu bisa di antisipasi secara fair.

“Ada benturan sedikit kami saling mengerti maupun DKI Jakarta. Pkonya full fight mencuri poin dalam pertandingan tadi,” pungkasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …