Genjot Pariwisata, Pemprov Jabar Tata Pantai Selatan

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini berencana melakukan penataan objek wisata Pantai Pangandaran dan pesisir pantai agar menjadi kawasan wisata berkelas. Hal ini seiring diberlakukannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 yang turut mengatur penataan kawasan bibir pantai sepanjang 12 mil menjadi kewenangan pemprov.

Sebagai contoh, Heryawan mengatakan, kawasan Pantai Pangandaran harus ditata sebab saat ini kondisi bibir pantai kurang maksimal. Banyaknya pedagang menjadi pemandangan lain di lokasi ini.

Pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membentuk tim khusus lintas sektor untuk menata kawasan Pantai Pangandaran. “Jadi nanti tinggal membuat perda atau pergubnya untuk menindaklanjuti sebagai payung hukumnya,” kata dia.

Pentaan kawasan Pantai Pangadaran perlu dilakukan agar obyek wisata ini menjadi salah satu destinasi andalan yang diharapkan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. Heryawan menjelaskan, untuk itu penataan akan dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pemetaan ulang dan penataan kawasan pemukiman penduduk menjadi satuan kawasan.

Langkah ini akan melibatkan pakar dari perguruan tinggi seperti ITB dan Unpad. Untuk menata para pedagang yang saat ini menempati bibir pantai, nantinya akan dibangunkan gedung sentra usaha yang bisa menampung ribuan pedagang yang posisinya berdekatan dengan obyek wisata.

Heryawan menambahkan, kawasan pantai Jabar selatan memiliki pesona alam yang sangat luar biasa. Ini membentang dari Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, hingga Palabuhan Ratu di Sukabumi.

Oleh karena itu, Heryawan menginginkan sepanjang jalan tersebut menjadi lokasi wisata yang menarik. Untuk mendukung ini, pihaknya akan melengkapi dengan pembangunan sarana dan prasarana di beberapa titik seperti pembangunan Masjid Raya di Pamengpeuk, Garut.

Selain itu, penambahan sarana kesehatan seperti penambahan ruang rawat inap dan peralatan kesehatannya di RSUD Pameungpeuk akan terus didorong. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemprov pun akan melakukan penambahan ruang kelas belajar (RKB) baru yang dilengkapi fasilitas laboratorium dan perpustakan di seluruh SMA/SMK.

“Di Cikalong Garut ada SMK negeri kelautan dan ini kelihatannya harus ditambah fasilitas kelasnya dan labolatorium. 2016 sampai 2017 ini harus sudah terwujud,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds