Sampah Masih Jadi Masalah di Bandung, Anggota DPRD Ini Mengaku Prihatin

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Deddy Mizwar saat meninjau sampah Sungai Citarum beberapa waktu lalu. Foto: Khairizal Maris

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Deddy Mizwar saat meninjau sampah Sungai Citarum beberapa waktu lalu. Foto: Khairizal Maris

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Masalah samaph di Kota Bandung yang belum tertangani menuai keprihatinan sejumlah kalangan. salah satunya, Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Riantono. Dia mengaku prihatin sampah masih menjadi masalah besar di Kota Bandung.


“Seharusnya sampah sudah tidak jadi masalah di Kota Bandung, apalagi masalah banjir,” ujar Riantono, kepada wartawan Sabtu (26/3).

Padahal menurut Riantono, Pemkot Bandung sudah memberikan subsidi kepada PD Kebersihan sebesar Rp105 miliar.

“Anggaran itu sudah sesuai dengan permintaan mereka,” tambahnya.

Belum lagi tambahan dana untuk penyapu jalan di kewilayahan. Menurut dia Anggaran ini berbeda dengan anggaran PIPPK.

“Di setiap kewilayahan sudah ada anggaran, sekitat Rp53 miliar, untuk kebersihan taman danjalan, untuk 151 kelurahan,” terangnya.

Ditambah dengan penghasilan mereka dari tarif, pengambilan sampah, itu semua dikelola oleh mereka, tidak masuk ke APBD.

“Karena, mereka BUMD, jadi mengelola keuangan sendiri,” terangnya.

Dengan masih menjadi masalah di Kota Bandung, dia menilai, pengelolan sampah belum baik.
“Demikian juga dengan masalah sampah di sungai, itu lantaran masalah sampah di atas (darat,red) tidak terselesaikan,” tegasnya.

Karenanya, lanjut Riantono, pihaknya mendorong Wali Kota Bandung untuk melakukan audit kepada PD Kebersihan, baik audit keuangan maupun audit kinerja.

“Sampah belum dikelola dengan baik, itu sebuah indikasi kinerja yang msih buruk. Jadi harus diaudit,” tegasnya. ‎(mur)

Loading...

loading...

Feeds