Heboh Penemuan Benda Diduga Bom di Kawaluyaan, Ini Kronologisnya

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebuah kotak mencurigakan diduga bom sempat menggemparkan warga di kawasan Jalan Kawaluyaan, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, kemarin. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jabar, kotak itu dipastikan bukan bom.


Berdasarkan pantauan di lapangan menunjukan, kotak misterius itu berada di sisi jalan, tepatnya di depan gedung sekolah SMP/SMK Setia Bhakti. Posisinya berada di antara tanaman liar.

Kotak mencurigakan itu ditemukan oleh Tamrin Hutapea (50), warga Rancaekek yang kebetulan tengah beraktivitas di kawasan tersebut. Sekitar pukul 10.30 Wib, saat ia berada di tempat foto copy, Tamrin melihat kotak tersebut. Karena penasaran, ia pun kemudian mendekat.

“Saya jalan dan dekati, ada dua kotak. Kotaknya terpasang lakban, di bawahnya tertempel gabus,” ujar Tamrin kepada wartawan di lokasi.

Melihat ciri-ciri kotak mencurigakan itu, ia pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Tak lama, pihak kepolisian dari Polsekta Buahbatu pun mendatangi lokasi.

Sejumlah personil Brimob Polda Jabar pun kemudian mendatangi lokasi penemuan setelah mendapat informasi terkait penemuan kotak diduga bom tersebut. Para petugas pun kemudian mensterilkan lokasi agar warga tidak mendekat.

Akses jalan pun ditutup sepanjang kurang lebih 80 meter disekitar lokasi. Garis polisi dibentangkan dikedua arah jalan dan membentangkan juga di area kotak mencurigakan tersebut.

Dihubungi terpisah, Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana pun memebenarkan adanya temuan kotak mencurigakan. Reny menyebut, di dalam kotak terdapat kabel.

“Ditemukan benda mencurigakan berbentuk kotak dengan warna kuning emas yang terlihat ada kabel warna merah terkelupas dan ada batrei abc warna biru putih,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana melalui pesan singkat.

Reny mengatakan, pihak kepolisian dari Polsek Buahbatu pun telah mengamankan lokasi ditemukannya kotak misterius tersebut.

“Polisi memasang police line dan menunggu tim Gegana Polda Jabar tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara, red),” katanya.

Sekitar pukul 14.00 Wib, tim Jibom Gegana Brimob Polda Jabar pun datang ke lokasi. Berpakaian lengkap dengan senjatanya, petugas pun mensterilkan kawasan tersebut dan mulai menyisir sekitar area penemuan kotak diduga bom.

Setelah itu, seorang petugas dengan pakaian pelindung khusus pun mulai melakukan evakuasi terhadap kotak tersebut. Menggunakan sebuah alat khusus, secara perlahan, petugas kemudian membuka tutup kotak tersebut.

Saat melakukan aksi evakuasi kotak tersebut, sejumlah warga tampak berkerumun dibalik garis polisi untuk melihat proses evakuasi.

Selama 30 menit proses evakuasi kotak tersebut dilakukan. Dari hasil evakuasi, Polisi memastikan kotak misterius itu bukan bom.

Kotak berwarna kuning keemasan itu pun kemudian dibuka oleh petugas. Satu persatu isi kotak dibongkar dan disimpan di atas kain hitam.

Dari isi kotak misterius, ditemukan berbagai barang berupa dua buah batre bulat berukuran besar merk ABC, satu buah lampu senter kecil, stereoform, pita berwarna merah putih berukuran 50 sentimeter, kabel merah hitam sepanjang 20 sentimeter, potongan dus minuman dan tulisan “adipura” yang ditulis dipotongan kertas kardus. Tidak ditemukan isi bahan peledak di kotak tersebut.

“Kotak tersebut menyerupai (bom, red) memang, tapi bukan bom. ,” ujar Kapolsek Buahbatu, Kompol Euis Yuningsih di lokasi kejadian.

Euis mengatakan, saat ini petugas mengamankan barang-barang tersebut untuk diperiksa lebih dalam. Pihaknya pun akan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Temuan ini akan ditindaklanjuti, termasuk adanya tulisan iti (adipura, red) apakah sengaja dibuat atau bagaimana. Kami juga menyelidiki siapa yang melakukan,” katanya.

Temuan kotak diduga bom itu bertepatan dengan hari Paskah. Apalagi, di sekitar lokasi terdapat bangunan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP). Disinggung ada kaitannya dengan teror bom, Euis enggan berspekulasi.

“Saya tidak bisa mengatakan itu, karena lokasi gereja dengan penemuan juga kan jauh. Tapi yang jelas, benda tersebut sudah membuat resah warga,” katanya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …