GMBI Siap Bela Taufik, Korban Dugaan Pemukulan Walikota

Ridwan Kamil rekontruksi insiden kecil dengan sopir angkot bodong. (khairijal maris)

Ridwan Kamil rekontruksi insiden kecil dengan sopir angkot bodong. (khairijal maris)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Tindakan dugaan pemukulan Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) terhadap sopir angkutan kota omprengan, Taufik Hidayat, disayangkan banyak pihak, termasuk dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Ketua Umum DPP LSM GMBI, Moch Fauzan Rachman menyayangkan sikap RK tersebut.


“Dalam ajaran Islam tidak diajarkan seorang pemimpin melakukan tindak kekerasan fisik terhadap bawahan ataupun warganya. Bila itu dilakukan, berarti RK telah melanggar HAM. Dan ini harus dituntaskan, sekalipun yang melakukan adalah seorang walikota,” tegas Fauzan saat dihubungi Pojokbandung tadi malam.

FAUZAN RACHMAN

FAUZAN RACHMAN

Menurut Fauzan, biasanya sebelum melakukan kekerasan fisik, pelaku kekerasan lebih dahulu melakukan ancaman, bentakan, atau hal-hal lain yang membuat korban takut. Setelah itu barulah pelaku berbuat kekerasan.

“Kami selalu siap membantu masyarakat kecil yang membutuhkan pertolongan, termasuk Taufik. Dan tidak ada kata mundur bagi pergerakan kami, ketika pemimpin masih dzalim kepada rakyatnya,” tegas Fauzan lagi.

Hal senada dilontarkan Ketua Distrik LSM GMBI Kota Bandung, Moh Mahsur alias Abah. Menurut Abah, kekerasan tidak sepantasnya dilakukan RK, apalagi terhadap warganya. “Seorang walikota adalah sosok tauladan bagi warganya, bukan sebaliknya,” tandas Abah.

Menurut Abah, tindakan pemukulan tersebut harus tuntas, agar tidak terjadi kejadian serupa terhadap orang kecil dikemudian hari. Kasus ini sendiri sudah ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).