Pemprov Jabar Beri Penghargaan Atlet Berprestasi

penghargaan atlet jabar

penghargaan atlet jabar

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–DPRD Jawa Barat mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengapresiasi prestasi atlet Jabar yang turut membela Indonesia di ajang internasional. Meski belum maksimal, apresiasi ini sangat penting untuk meningkatkan motivasi atlet dalam berlatih dan bertanding.

Wakil Ketua DPRD Jabar Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pemerintah harus berperan besar dalam meningkatkan prestasi olahraga. “Perhatian pada atlet harus lebih baik. Salah satunya melalui penghargaan ini,” kata Harris saat menghadiri penghargaan atlet Jabar berprestasi, di Gedung Sate, Bandung, Rabu (23/3).

Harris pun meminta penghargaan yang diberikan ini terus dilakukan dalam setiap tahunnya. Bahkan, Harris berharap penghargaan yang diberikan pemprov bisa lebih besar lagi.

“Tapi memang karena keterbatasan anggaran, jadi terasa tidak maksimal,” katanya. Selain memberi penghargaan berupa uang kadeudeuh, Harris pun meminta pemprov agar memperhatikan kebutuhan atlet lainnya, terutama menyangkut sarana dan prasarana berlatih dan bertanding.

Menurutnya, penciptaan atlet yang tangguh mutlak harus dilakukan untuk meraih prestasi olahraga terbaik. “Semoga atlet kita bisa berprestasi, meski dengan keterbatasan,” katanya.

Pemprov Jabar memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi asal Jabar yang ikut membela Indonesia di berbagai kejuaraan, Rabu (23/3), di Gedung Sate, Bandung. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar ini berupa piagam serta uang kadeudeuh bernilai total Rp 3,389 miliar.

Apresiasi tersebut diberikan kepada 68 atlet Jabar yang mengikuti ajang ASEAN Paragames VIII 2015 di Singapura, ASEAN Civil Service Games (ACSG) di Malaysia, dan Special Olympics Asian Pacific (So. Aspac) Regional Games di Australia. Deddy mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemprov atas jasa para atlet Jabar yang telah mengharumkan nama negara.

Prestasi yang diraih, kata Deddy, sangat membanggakan karena turut mengharumkan juga nama Jabar. “Terima kasih atas apresiasi dan perjuangan dalam mengharumkan nama Jawa Barat di mata internasional. Prestasi yang membanggakan pemerintah dan seluruh warga Jawa Barat,” kata Deddy.

Deddy berharap, adanya apresiasi ini bisa menambah motivasi atlet dalam berlatih. Keseriusan atlet ini sangat penting agar mampu berprestasi lebih baik lagi.

Terlebih, lanjut Deddy, pada tahun ini Jabar menjadi tuan rumah dua ajang olahraga besar tingkat nasional, yakni Pekan Olahraga Nasional dan Peparnas XV. Oleh karena itu, Target ‘Jabar Kahiji’ tidak akan terwujud jika atlet Jabar tidak memiliki motivasi yang baik saat berlatih maupun bertanding.

“Atlet harus sukses. Saatnya atlet Jabar buat sejarah. 55 tahun tak jadi juara. Sekarang berikan yang terbaik, kemampuan semua dikeluarkan,” katanya.

Dengan begitu, Deddy pun berharap, tahun ini merupakan momentum untuk kebangkitan olahraga Jabar. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Jabar Yudha Munajat Saputra mengatakan, penghargaan ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan Disorda Jabar.

Menurutnya pun, hal ini merupakan wujud pengakuan dari pemprov terhadap atlet yang telah mengharumkan nama provinsi dan negara. Selain terhadap atlet, katanya, penghargaan pun diberikan kepada pelatih dan wasit berprestasi.

“Ini sesuai dengan sistem keolahragaan nasional,” katanya. Kepala Bidang Disorda Jabar Nandang Saptari mengatakan, setiap atlet mendapat penghargaan yang berbeda sesuai prestasi yang diraih.

Untuk peraih medali emas pada ajang ASEAN Paragames VIII 2015 di Singapura, kata Nandang, mendapat uang kadeudeuh sebesar Rp 35 juta. Sedangkan masing-masing peraih emas pada ASEAN Civil Service Games (ACSG) di Malaysia mendapat Rp 15 juta.

“Semoga bisa menambah semangat atlet. Semoga mereka merasa diperhatikan,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada atlet Jabar yang mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Civil Service Games (ACSG) di Malaysia. Meski dengan persiapan yang terbatas, prestasi yang diraih cukup membanggakan dengan meraih peringkat dua secara umum.

Oleh karena itu, pihaknya pun akan memberi penghargaan kepada atlet berstatus PNS tersebut. “Kami akan memberi kenaikkan pangkat luar biasa,” katanya.

Menurutnya, kontingen Indonesia pada ajang tersebut seluruhnya berasal dari Jabar. Sebab, pada ajang pekan olahraga Korpri tingkat nasional, Pemprov Jabar meraih juara umum.

“Ada 45 PNS Jabar. Penghargaannya berbeda, kenaikkan pangkatnya juga berbeda-beda,” katanya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds