Begini Akibatnya Kalau Parkir Sembarangan di Pemkab Bandung Barat

 


POJOKBANDUNG.com, KBB–Sejumlah kendaraan roda dua yang melanggar aturan dengan memarkir sembarangan dirantai dan digembok oleh Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat, Selasa (22/3/2016).

Hal tersebut dilakukan akibat belasan kendaraan roda dua milik masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) melanggar peraturan dengan memarkirkan kendaraan di bahu jalan kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Barat, Rini Santika menuturkan, tindakan merantai sepeda motor yang memarkirkan kendaraannya sembarangan tersebut sudah berjalan selama dua bulan namun masih bersifat persuasif.

Bagi pengendara yang berulang-ulang melakukan kesalahan serupa, memarkirkan kendaraannya di tempat larangan parkir bukan hanya sepeda motornya dirantai sekaligus pula bannya digembosi.

“Sudah ada beberapa yang bannya digembosi. Sebenarnya tindakan merantai dan menggembosi ban sepeda motor masih bersifat persuasif, belum sampai penindakan berupa denda ataupun sanksi tegas lainnya. Untuk tindakan tegas harus ada dulu payung hukumnya, sekarang akan kita persiapkan,” ujarnya,

Beberapa sepeda motor yang terkena “perantaian” oleh petugas Satpol PP merupakan kendaraan dinas berplat nomor merah. Salah satunya sepeda motor berwarna biru milik Badan Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Bandung Barat yang ikut dirantai.

Pantauan di lapangan sepeda motor yang dirantai di bahu jalan Gedung A, B, dan C. Para pemiliknya baru menyadari kalau sepeda motornya dirantai saat akan pulang. Mereka terpaksa harus mendatangani kantor Satpol PP Kabupaten Bandung Barat yang berada di Gedung D.

Selain itu untuk kendaraan roda empat/mobil yang melanggar aturan parkir menurut Rini mengatakan, kedepannya juga akan ditertibkan dengan cara menggembok ban mobil.

“Untuk mobil juga, mungkin sekarang belum, tapi kedepannya apabila ada monil yang di parkirkan di tempat yang dilarang, nanti akan di gembok juga,” ujarnya.

Beberapa sepeda motor yang terkena “perantaian” oleh petugas Satpol PP merupakan kendaraan dinas berplat nomor merah. Salah satunya sepeda motor berwarna biru milik Badan Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten bandung Barat yang ikut dirantai.

Menurut salah seorang warga iman, dirinya mengakui dirinya parkir sembarangan karena terburu-buru sehingga langsung memutuskan parkir di depan tangga depan kantor B pemkab Bandung Barat.

“Saya mau menemui teman di salah satu dinas, dan karena buru-buru. Tidak lama kok paling hanya 15 menitan, eh pas mau pulang sepeda motor sudah dalam keadaan dirantai,” kata salah seorang warga Iman yang mengakui dirinya parkir sembarangan. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …