Kualitas Gedung Pemkab Bandung Barat Dipertanyakan

gedung Pemkab  KBB

gedung Pemkab KBB

 


POJOKBANDUNG.com, KBB–Kualitas Kondisi Gedung B Pemkab Bandung Barat saat ini mulai dipertanyakan. Pasalnya, kondisi Gedung B tepat di lantai 4 yang dilengkapi dengan ruang serba guna (Ballroom) dengan memiliki kapasitas atau daya tampung 600 orang itu, sudah banyak yang rusak bahkan atap di bagian atas ada yang bolong.

Menurut salah seorang warga yang ditemui di kantor pemkab, Rudi Tarzimi (35), seharusnya gedung yang baru selesai belum lama ini, kualitasnya harus tetap baik dan tidak mudah rusak.

“Tadinya saya tidak memerhatikan, tapi kebetulan lagi ada keperluan dan main keliling melihat ada atap yang bolong cukup besar. Jadi merusak pemandangan juga, apalagi disini tempat salah satu acara, yang biasanya tamu-tamu dari luar Pemkab itu datang,” katanya kepada wartawan, Senin (21/3).

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat Tatang Gunawan menyesalkan, gedung yang baru selesai dibangun ini justru masih banyak kekurangan. Seperti halnya di setiap lantai gedung tepatnya di bagian pinggir gedung tidak dilakukan pemasangan keramik.

Menurutnya hal tersebut akan berdampak pada kualitas bangunan terutama pada musim hujan seperti ini. “Nanti air itu bisa rembes ke bawah dan lama-lama bisa rusak. Model seperti ini sangat salah, harusnya di pasang keramik,” tegas dia.

Tatang menambahkan, jika memang pemasangan keramik tidak ada dalam kontrak, tentu harus dianggarkan kembali agar dalam pemeliharaan ke depan bisa dibangun keramik. Selain memberikan keamanan pada bangunan, keramik ini juga akan berdampak pada keindahan gedung. “Lihat saja semua lantai di setiap pinggirnya tidak ada pemasangan keramik,” ujarnya.

Terpisah, Asisten Administrasi Umum Maman Sulaiman mengungkapkan, saat ini gedung B dan C masih dalam pemeliharaan oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama-PT Amarta Karya. Sesuai kontrak kerja yang dibuat, gedung berlantai empat tersebut masih dalam pemeliharaan kontraktor selama enam bulan ke depan atau sampai 16 Mei 2016.

Seperti diketahui anggaran untuk membiayai pembangunan gedung perkantoran berasal dari APBD Kabupaten Bandung Barat tahun jamak yakni anggaran 2013 dan 2014 dengan total Rp132.894.759.000. “Selama masa pemeliharaan masih menjadi tanggungjawab kontraktor,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds