Tiga Perampas Diciduk Polisi, Satu Lagi Tewas Kecelakan

tiga pelaku perampasan diciduk Polsek Padalarang

tiga pelaku perampasan diciduk Polsek Padalarang

 


POJOKBANDUNG.com, PADALARANG–Jajaran Reskrim Polsek Padalarang menangkap tiga pelaku pencurian. Mereka adalah Wildan Sadliana (22) berhasil ditangkap bersama rekannya Rendi Wijaya (22) yang tewas setelah terjadi kecelakaan pada saat pengejaran. Berdasarkan hasil pengembangan dari kasus pencurian itu, kedua tersangka lainnya Egi Ginanjar (24) dan Hendra Kurniawan (26) juga diciduk.

Menurut Kapolsek Padalarang Kompol Suherman, pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan H Gopur Desa Gadobangkong Kecamatan Ngamprah telah terjadi pencurian tas perempuan warna coklat yang berisikan uang tunai sebesar Rp 800.000, 2 buah handphone atas nama korban Tidar Suryani (42) warga Perum GBR 1 Blok F-4 No. 95 RT12/21 Desa Cilame Kecamatan Ngamprah yang dilakukan dua pelaku dengan mengendarai motor.

Suherman mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada malam hari. Pelaku melakukan aksinya terhadap korban perempuan yang sedang pulang bersama suaminya. Setelah itu, kata Kapolsek, pelaku berhasil merebut tas korban, dan langsung kabur ke arah Cimareme. Korban minta tolong dan mengejar bersama suami ke Jalan Raya Gadobangkong.

Pelaku yang berusaha kabur dengan motor menghindari kejaran suami korban, tiba-tiba bertabrakan dengan motor lainnya, sehingga pelaku jatuh yang mengakibatkan salah satu pelaku tewas.

“Jadi ketika pelaku dikejar di jalanan bertabrakan dengan motor lain. Pelaku meninggal dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Cibabat,” tutur Suherman kepada wartawan di Polsek Padalarang, Jumat (18/3).

Suherman menambahkan, setelah diketahui pelaku tewas, petugas langsung melakukan pendataan terhadap pelaku. Sementara berdasarkan pengembangan pihak kepolisian berhasil menangkap ketiga teman pelaku lainnya. “Kami juga mengamankan pelaku lainnya yang merupakan komplotan yang sama,” katanya.

Suherman menjelaskan, para pelaku ini biasanya melakukan aksi di sekitar perbatasan Cimahi-Kabupaten Bandung Barat dan juga di sekitar Padalarang. Dari para pelaku yang tertangkap, Egi merupakan residivis yang pada Oktober 2015 lalu baru keluar dari tahanan.

“Dalam aksinya mereka tidak melakukan kekerasan dan tidak membawa senjata tajam. Namun, memang mereka menyasarnya perempuan yang baru pulang kerja pada malam hari,” ujarnya.

Sementara, salah seorang pelaku Egi mengaku, dalam menjalankan aksinya, dia bersama rekan selalu di atas pukul 18.00 WIB. Perempuan yang tengah mengendarai motor menjadi sasaran setiap dirinya beraksi. “Sasaran perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor dan baru pulang kerja seperti kerja di pabrik,” paparnya.
(bie)

Loading...

loading...

Feeds