Dewan Sesalkan Rumah Sakit yang Tolak Warga Miskin

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Rumah sakit yang menolak melayani warga miskin kini menjadi sorotan Komisi D DPRD Kota Bandung. Dewan menyesalkan sikap rumah sakit yang tega menolak warga miskin gara-gara data BPJS kesehatan yang tidak valid.


“Ketika warga datang ke rumah sakit, ditolak malah diberi selebaran, bahwa yang bersangkutan tidak terdaftar dalam BPJS kesehatan,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha kepada wartawan, Jumat (18/3).

Selebaran yang dimaksud berasal dari BPJS Kesehatan Kota Bandung. Tentang, penolakan data tidak valid sesuai SK Menteri sosial nomor 170/HUK/2015.

“Jadi dalam surat tersebut, ada sejumlah warga yang datanya di BPJS tidak valid, sehingga tidak bisa dilayani oleh rumah sakit,” ungkapnya.

Sehingga, warga miskin yang sudah datang ke rumah sakit malah disuruh pulang.

“Menurut saya, ini pemberangusan terhadap hak-hak orang miskin,” tambahnya.

Apalagi, memberikan pelayanan kepada warga miskin kan sudah menjadi kewajiban negara. Kota Bandung sendiri menganggarkan Rp69 miliar untuk 330 ribu jiwa warga miskin, dan Rp10 miliar untuk baper stok.

“Kalau ada masyarakat yang tidak tercover, maka bisa pake dana ini,” terangnya.

Ahmad menyesalkan BPJS memberikan data ini ke pihak rumah sakit. Menurut Ahmad seharusnya data ini diberikan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …