Bupati Bandung Barat Abubakar Laporkan SPT Tahunan Via E-Filing

Bupati Bandung Barat Abubakar laporkan SPT tahunan via e filing.

Bupati Bandung Barat Abubakar laporkan SPT tahunan via e filing.

 


POJOKBANDUNG.com,NGAMPRAH–Para Wajib Pajak di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sekarang sudah bisa membayar pajak menggunakan fasilitas e-Filling. Seperti pelaporan pajak yang dilakukan oleh Bupati Bandung Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dalam Pekan Panutan Penyampauan SPT Tahunan PPh tahun 2015 di Gedung B Kompleks Kantor Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Kamis (17/3/2016).

Penyampaian SPT Tahunan PPh melalui sarana e-Filling merupakan pelaporan SPT secara elektronik atau online dan real time melalui internet. PPh merupakan pajak negara yang dikenakan terhadap setiap tambahan kemampuan ekonomi yang diterima seseorang.

Bupati Bandung Barat, Abubakar menuturkan, Penyampaian SPT guna memberikan teladan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat untuk lebih sadar pajak dan meningkatkan kepatuhannya dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan, yang merupakan inisiatif KPP Pratama Cimahi, kantor perpajakan yang juga wilayah kerjanya Bandung Barat bersama para FKPD, pejabat dan juga pengusaha untuk diperkenalkan pasa program e-filling.

“e-filling ialah sebuah model, bagaimana kita melaporkan SPT tahunan, yang dahulu secara konvensional kita harus datang dan menulis ke kantor, sekarang sudah bisa memanfaatkan teknologi internet,” tutur Abubakar kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Abubakar menjelaskan, Kemudahaan menggunakan e-Filling Wajib Pajak ialah penyampaian SPT Tahunan PPh yang bisa diakses dengan internet, kapan saja, dan di mana saja. Asalkan mempunyai koneksi internet bisa langsung bertransaksi melalui website yang sudah disediakan oleh kantor pajak.

“Yang tadi saya sudah praktekan itu, hanya tinggal klik, memakan waktu sekitar 10 menit dan saya langsung mendapatkan tanda bukti pembayaran dari kantor pajak,” ujarnya.

Menurutnya dengan begitu, bagi pejabat dan penguasah kini sudah dapat dimudahkan, sehingga tidak ada alasan lagi untuk, tidak membayar pajak.

“Tidak usah ngantri datang ke kantor kanwil, yang sudah memudahlan sehingga dapat memeberikan pilihan, Untuk para pejabat dan pengusaha yang biasanya sibuk sehingga lupa, dengan e-filling ini semoga dapat memudahkan kedepannya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa batas waktu penyampaian laporan SPT tahunan PPh untuk orang pribadi tahun pajak 2015 ialah 31 Maret 2016 ini, yang bisa dilakukan langsung ke kantor pajak, melalui pos, atau menggunakan e-filling.

“Untuk perorangan itu kan akhir bulan ini, sedangkan untuk yang berbadan hukum itu akhir april mendatang wajib melaporkan untuk pajak tahun 2015,” jelasnya.

Selain itu menurutnya, untuk ketertiban pejabat dalam membayar pajak menurut Bupati, hal tersebut merupakan kepatuhan setiap individu.

“Saya imbau pembayar pajak itu seperti membayar infaq, justru sebagai manusia kita belum bahagia, kalau tangan kita ini belum diatas, diatas itu artinya memberi dan berbagi,” paparnya.
Abubakar mengatakan, bahwa hakekatnya wajib pajak itu mendapat pertambahan nilai dari pendapatan keuntungan. “Nah keuntungan itu secara sadar dibagi, untuk orang banyak melalui pajak,” katanya.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Yoyok Satiotomo menyampaikan, manfaat pelaporan secara e-filling, selain lebih cepat, juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan kertas.

Yoyok juga menegaskan peran pajak bagi bangsa dan negara, bahwa penerimaan perpajakan itu memberikan kontribusi dari 70 persen terhadap APBN. “Berjalannya roda Pemerintahan, pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan dan pertahana keamanan dibiayai oleh pajak,” jelasnya.

Selain itu menurut Yoyok, Pemerintah Daerah pun ikut menikmati hasil penerimaan pajak pusat, dalam bentuk Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus.

“Dana perimbangan yang diperoleh Kabupaten Bandung Barat dalam APBD 2016 sebesar Rp 1,6 triliun atau sebesar 70,9 persen terhadap total pendapatan daerah sebesar Rp 2,2 triliun. Sedangkan PAD Kabupaten Bandung Barat ialah Rp 297 miliar,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds