Satpol PP Cimahi Siap Tambah Personil Perempuan

 


POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi pada tahun ini targetkan penambahan personel wanita untuk bertugas di lapangan. Hal itu untuk menciptakan citra humanis kepada masyarakat dalam penegakan Perda.

Apalagi, rencana tersebut sudah mendapat persetujuan dari Walikota Cimahi, Atty Suharti. Hal itu disampaikan Kasatpol PP Kota Cimahi, Aris Permono saat ditemui di ruang kerjanya, Jl. Rd. Demang Hardja Kusuma, Kamis (17/3).

“Bu Wali (Kota) sudah menyetujui rencana penambahan personel wanita,” katanya saat ditemui sebelum acara ulang tahun ke 66 Satpol PP.

Alasan memilih anggota perempuan diharapkan bisa menyentuh masyarakat dengan pendekatan yang berbeda dalam penegakan Perda.

“Kalau dengan perempuan, masyarakat bisa menerima penjelasan ketika menegakan Perda atau jika mengeksekusi masyarakat yang melanggar. Pendekatannya bisa berbeda,” ujarnya.

Dengan pendekatan yang berbeda, maka ia menyebutkan hal itu bisa meredam konflik antar Satpol PP dan Masyarakat.

Adapun jumlah anggota perempuan yang dibutuhkan, ia belum bisa menyebutkan secara pasti. Pasalnya, hal itu disesuaikan dengan anggaran Pemerintah Kota.

“Kita tahu anggaran Pemkot terbatas, tapi kalau bisa, anggota perempuan yang dibutuhkan sekitar 40 orang,” ungkapnya sambil mengatakan Satpol PP kota Cimahi sendiri sebenarnya sudah mempunyai 10 staf perempuan yang bertugas di Kantor.

Adapun penambahan personel ia tegaskan bukan untuk sensasi, melainkan kebutuhan. Aris mengungkapkan, saat ini, total petugas yang ada berjumlah 94 dengan rincian 10 perempuan.

“Idelanya kami perlu penambahan anggota kurang lebih 70 orang. 40 wanita, sisanya laki-laki,” terangnya.

Disinggung mengenai waktu pelaksanaan pendaftaran, Aris belum bisa menyebutkannya. “Kita lihat anggaran pemkot, kalau sudah pasti, kita akan buka pendaftaran. Saya harap tahun ini bisa terealisasi,” imbuhnya.

Semntara itu, Peringatan Hut Satuan Polisi Pamong Praja Sat Pol PP “ke-66 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-54 tingkat Kota Cimahi berlangsung dilapangan Apel, Komp. Kantor Pemerintah Kota Cimahi.

Walikota Cimahi Atty Suharti mengatakan peran Satuan Polisi Pamong Praja semakin strategis dengan dimasukkannya urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dalam memberikan konsekuensi pada organisasi satuan polisi pamong praja.

“Dengan urusan wajib yang diembannya, pola sikap dan perilaku serta kualitas sumber daya manusia Sat Pol PP harus benar-benar mampu melaksanakan kewajiban dalam menjalankan tugas serta kewenangannya secara tegas sesuai tertuang dalam peraturan per-undang-undangan,” kata Atty.

Atty pun menjelaskan dengan SDM yang berkualitas, sarana prasarana memadai akan membuat kehadiran Sat Pol PP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar dapat dirasakan di seluruh lapisan.

“Keberadaan satuan polisi pamong praja merupakan salah satu potensi sumber daya aparatur yang sangat penting dalam pemerintahan daerah, yang akan dilihat secara terbuka oleh masyarakat,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …