Pasukan Marinir Cilandak Bantu Korban Banjir Bandung Selatan

Anggota Marinir Cilandak mengirimkan bantuan ke korban banjir Bandung Selatan.

Anggota Marinir Cilandak mengirimkan bantuan ke korban banjir Bandung Selatan.

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH– Keberadaan Pasukan Marinir-2 Cilandak di lokasi banjir Bandung selatan sangat membantu warga Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah Kabupaten bandung.


Kelurahan Andir merupakan daerah terdampak banjir bandung selatan cukup parah, bahkan selama banjir menggenang wilayah Bandung selatan, daerah tersebut terisolasi.

Agus Dadang, salah seorang warga Kampung Ciputat RT 01/13 Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung mengatakan, kampung tersebut selalu tergenang oleh banjir setiap musim hujan.

Selain itu, akses jalan juga selalu terputus oleh genangan air, sehingga pengungsi kerap kali tidak mendapat bantuan.

“Bantuan baru masuk Selasa, karena akses jalan terputus, bantuan tidak bisa masuk,” tutur Agus, Kamis (17/3).

Padahal, banjir mulai menggenang dari Sabtu malam. Selama belum ada bantuan, warga terpaksa makan seadanya.

“Dua hari kami makan umbi-umbian. Air cepat sekali naiknya, tidak sempat menyelamatkan barang, makanan di rumah juga terendam. Untung ada marinir yang mensuplai makanan,”ujarnya.

Tidak hanya itu, akses jalan yang terputus membuat warga juga tidak bisa mengungsi ke tempat yang lebih layak.

Di Kampung Ciputat, warga tinggal di sebuah pos kamling yang berada di tanah cukup tinggi. Di sebelah pos kamling tersebut, didirikan sebuah tenda dari terpal.

“Di pos ini ditempati oleh 30 orang. Kalau tidur seperti pindang,”ungkapnya.

Dansatgas banjir Marinir Pasmar -2, mayor Marinir Yuyun Susanto mengatakan, di Kelurahan Andir banyak warga korban banjir yang terisolir selama beberapa hari terakhir.

Oleh sebab itu, pihaknya menyalurkan bantuan baik makanan maupun pelayanan kesehatan langsung ke rumah-rumah penduduk.

“Kami membawa empat truk makanan untuk diberikan kepada korban banjir,”ujarnya.

Dari pantauan, pasukan Marinir mendatangi secara langsung rumah warga di beberapa Kampung Kelurahan Andir yang tergenang. Untuk mendatangi rumah warga, mereka harus menerjang air yang masih menggenang sekitar 50 centimeter.

“Kami langsung berikan bantuan kepada korban di rumah masing-masing, supaya tepat sasaran, mereka juga sangat membutuhkan makanan,”ujarnya.

Bantuan yang diberikan, lanjut Mayor Yuyub, berupa minuman, mie instan dan makanan khas Marinir.

“Kami memberikan kabindo (biskuit khusus marinir),”ucapnya.

Kabindo merupakan biskuit khusus bagi marinir, biasanya makanan tersebut menjadi bekal pasukan di saat tempur.

“Kabindo itu mengandung kalori sangat tinggi, satu keping mengandung kalori setara nasi satu piring. Dalam satu bungkus terdapat empat keping, jadi satu bungkus cukup untuk makan satu hari. Pengungsi sebenarnya tidak usah makan nasi lagi setelah makan Kabindo,”paparnya.

Selain memberikan bantuan makanan, Pasukan marinir juga melakukan pemeriksaaan kesehatan.

“Kami akan membantu sampai pimpinan menyuruh pulang. Mungkin nanti setelah banjir benar-benar surut, atau keadaan sudah aman,”katanya. (Mld).

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …