Jadwal Latihan Atlet Basket Masih Bentrok

logo PON

logo PON

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Menghadapi PON 2016 ke-XIX di Jawa Barat, sejumlah cabor masih menghadapi berbagai kendala. Salah satunya, masih terbenturnya jadwal kuliah dan latihan para atlet basket membuat para pelatih dan jajaran pengurus harus mengupayakan berbagai cara untuk meminimalisir ketidakhadiran saat latihan.

Saat ini jajaran pengurus Cabor Basket, masih terus melakukan pendekatan kepada orangtua atlet dan pihak kampus.

Ketua Binpres Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Jabar, Asep Sutrisna menuturkan, dari keseluruhan atlet Cabor Basket yakni 12 putri dan 12 putra masih kuliah.

“Ya, artinya antara jadwal latihan dan waktu kuliah para atlet bentrok,” ucapnya kepada radar bandung saat ditemui usai latihan di Gedung KONI Jabar, Jalan Padjajaran Bandung, Rabu (16/3) sore.

Maka, lanjutnya, untuk antisipasi ketidakhadiran para atlet saat latihan pelatih bersama KONI Jabar melakukan komunikasi secara berkala, baik dengan pihak universitas maupun orangtua.

“Karena sebagian orangtua masih lebih mengutamakan pendidikan formal anaknya dan kita akan melakukan komunikasi dengan aktif seperti mengundang para orangtua atlet sambil menjelaskan resiko dan kebanggan mengikuti PON,” ungkapnya.

Diterangkan Asep, kenapa pihaknya harus melakukan antisipasi segala kendala dari sekarang, karena menurutnya waktu yang dimiliki semakin mendekati hari perhelatan olahraga nasional yang akan berlangsung September mendatang. Maka latihan harus lebih di tingkatkan yang tentu akan menyita banyak waktu.

“Latihan memang tergantung kebutuhan atlet akan kesiapan menghadapi PON. Dan pelatih bukan sekedar mengutamakan skil tapi juga mental mereka,” ujarnya.

Untuk saat ini latihan pukul 18.30 Wib-21.00 Wib dan rutin dilakukan lima hari dalam sepekan.

Saat disinggung target medali yang akan diboyong pulang dan menjadi juara umum seperti 1996, 2004, dan 2014, Asep hanya tersenyum dan tidak bisa berandai-andai.

“Masih terlalu dini untuk menyebut berapa medali emas yang bisa dibawa pulang, tapi target kami mempertahankan juara umum seperti PON Riau,” tutupnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …