Kota Bandung Raih Penghargaan Australian Aid Award

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Walikota Bandung Ridwan Kamil kembali menerima penghargaan. Kali ini Ridwan Kamil meraih penghargaan Australian Aid Award Best Performing Sanitasion Hibah Program 2015 dari Indonesia Infrastructure Initiative.


Minister Consellor of Economic, Infrastructure and Governance dari Kedubes Australia, Steven Barraclough menyerahkan langsung penghargaan itu kepada Ridwan Kamil di Ruang Rapat Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Selasa (15/03).

Menurut Steven, Kota Bandung juara di seluruh Indonesia dalam bidang pengelolaan air limbah. “Kota Bandung berhasil memasangkan lebih dari 3.000 rumah dengan pengelolaan limbah yang dilakukan dengan kondusif sesuai peraturan berlaku, dari beberapa kota yang berpartisipasi, yang mendapat penghargaan yaitu Bandung,” ujar Steven.

Hal senada dikatakan Ridwan Kamil. “PDAM Kota Bandung telah memperlihatkan performa terbaiknya bekerja profesional, kerjanya cepat, target tercapai, transparan, konstruksi fisik bagus dan yang lainnya, sehingga pemerintah Australia akan menambahi bantuannya 2.100 lagi karena melebihi ekspektasi,” papar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menambahkan, pemerintah Kota Bandung melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening dinilai telah sangat baik mengelola bantuan yang diberikan pemerintah Australia berupa program hibah sanitasi pada tahun 2015 proyek 3.100 sambungan pembuangan air limbah.

Penghargaan diberikan atas kinerja keberhasilan PDAM Tirtawening dalam pencapaian target jumlah sambungan 3.100 Sambungan Rumah (SR) yang diberikan pemerintah Australia. Bantuan Australia ini mencakup 9 Kecamatan dan 13 Kelurahan di Kota Bandung, dan saat ini juga telah diajukan penambahan 2.000 SR yang sedang dalam proses.

Bantuan tersebut diperuntukan untuk memperluas cakupan pelayanan air limbah bagi mMasyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga berdampak pada perbaikan kualitas kesehatan masyarakat.

Air bersih dan sanitasi yang baik sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, dengan ketiadaan akses berarti biaya tinggi dalam hal waktu dan uang untuk penduduk yang harus membeli air kemasan atau mengangkutnya dari jarak yang jauh, serta konsekuensi kesehatan dan produktivitas karena penyebaran penyakit akibat buruknya sanitasi.

Pengelolaan air limbah domestik merupakan bagian dari sanitasi lingkungan, saat ini perpipaan air limbah PDAM Tirtawening telah mencapai 523 Km, dengan jumlah perpipaan sebanyak 113.488 Sambungan Rumah (SR) dan debit terolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bojongsoang sebanyak 85.990 m3/hari. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

ITB Gelar Virtual Job Fair 21-27 Oktober 2021

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  ITB melalui unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan, ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja (job fair). Bursa kerja …

Rizal Ramli Dinilai Bisa Selesaikan Multikrisis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia yang sedang mengalami multikrisis membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan kemauan dalam melakukan perubahan. Selain itu, …

Lembang Diterjang Banjir dan Longsor

POPJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Dua kejadian bencana banjir menerjang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan. …