Duh… Sejumlah Sekolah di Cimahi Tak Punya Kepsek

Atty Suharti

Atty Suharti

 


POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Sejumlah sekolah di Kota Cimahi dalam beberapa tahun ini, tidak mempunyai kepala sekolah. Padahal Cimahi memiliki visi Cerdas kepanjangan dari Creatif, Egaliter, Responsif, Dinamis, Agamis dan Berkesinambungan.

Kepala sekolah dianggap penting dalam meningkatkan mutu pendidikan karena berperan sebagai pemimpin di lingkup sekolah.

Demikian disampaikan anggota DPRD Kota Cimahi Komisi III, Enang Sahri Lukmansyah.
Untuk itu ia berharap Pemkot Cimahi konsisten dalam pelaksanakan periodesasi kepala sekolah.

“Apalagi periodesasi tersebut sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) no. 4 tahun 2007 yang telah direvisi menjadi Perda no.10 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kota Cimahi perlu mengejar dan meningkatkan sumber daya manusia.

“Itu akan berhasil didahului dari sekolah. Jika sekolahnya tidak ada pimpinan, maka akan sedikit timpang. Kita ketahui ada beberapa sekolah yang tidak ada kepala sekolahnya, atau kepala sekolah yang memimpian di dua sekolah,” katanya.

Untuk itu ia menegaskan, periodesasi sangat diperlukan apalagi hal itu sudah diatur dalam Perda. Walaupun Perda tersebut sudah di buat sejak lama, tapi implementasinya belum ada sama sekali.

Hal itu bisa berjalan bergantung pada niat pemangku kepentingan. “Tentunya akan berdampak baik pada calon kepala sekolah dan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja mereka, sehingga ada motivasi bersaing,” imbuhnya.

“Bagi kepala sekolah yang memiliki kemampuan kita beri penghargaan untuk melanjutkan baktinya. Dan kepala sekolah yang tidak mampu harus siap kembali jadi guru biasa,” tambahnya.

Di Perda no. 4 tahun 2007 yang telah di revisi menjadi Perda no.10 tahun 2014 jelas didalamnya mengatur periodesasi kepala sekolah.

Dalam Perda, kepala sekolah maksimal menjabat 2 periode, dan 1 periodenya 4 tahun. Namun ia sebut kenyataan di lapangan, ada beberapa sekolah yang kepala sekolahnya sudah puluhan tahun. Bahkan merangkap lagi.

Ia mengaku sudah beberapa kali mendesak Pemkot Cimahi untuk melakukan periodesasi kepala sekolah. Namun hingga saat ini belum ada respon.

Untuk itu ia meminta kepada para pemangku kepentingan konsisten untuk mengedepankan mutu pedidikan yang berkualitas. “Kalau mau periodesasi ya harus konsisten untuk dilaksnakan. Apalagi sudah ada perdanya,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada calon kepala sekola agar benar-benar menyiapkan dengan bekal kemampuan diri. Jangan memaksakan ingin jadi kepala sekolah karena keterpaksaan, sementara tidak memiliki bekal ilmu menejemen yang baik.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Pemkot Cimahi akan memberlakukan periodesasi bagi kepala sekolah negeri yang ada di Kota Cimahi yang telah menjabat selama dua periode atau 8 tahun di sekolah yang sama.

Periodesasi tujuannya selain memberikan penilaian dan bimbingan terhadap kepala sekolah, juga untuk memberikan kesempatan terhadap guru lainnya yang memiliki kompetensi menjadi kepala sekolah.

Kepala sekolah yang terkena periodesasi dikembalikan sebagai guru atau dapat diberikan tugas yang lebih tinggi atau di tempat lainnya, tetapi bukan lagi sebagai kepala sekolah. Bekas kepala sekolah yang mengalami periodesasi bisa naik menjadi pengawas sekolah atau dipindahkan menjadi pegawai dengan jabatan struktural.

“Setelah dua periode, maka kepala sekolah tersebut dimutasi ke sekolah lain. Dan apabila sudah tiga periode menjabat, maka kepala sekolah sudah harus berhenti,” ungkap Wali Kota Cimahi Atty Suharti belum lama ini.

Menurutnya, satu periode masa jabatan kepala sekolah idealnya 4 tahun, dan akan kembali menjabat sebagai kepala sekolah jika dinilai bagus dalam menjabat.

Dengan demikian, kepala sekolah tersebut bisa menjabat kembali untuk dua periode atau selama 8 tahun di satu sekolah.

“Artinya, kepala sekolah hanya bisa dua periode menjabat berturut-turut di satu sekolah, untuk periode ke tiga kepala sekolah tersebut harus pindah,” ucapnya

Dijelaskannya, kinerja yang ditampilkan masing-masing pejabat Kepsek selama empat tahun masa jabatan periode pertamanya akan berpengaruh terhadap berlanjut tidaknya masa jabatan bersangkutan di periode selanjutnya.

“Kita akan evaluasi setiap tahunnya, kalau prestasinya jelek. Maka, Kepsek akan di kembalikan menjadi guru kembali dan bila berprestasi akan kita teruskan untuk menjabat satu periode lagi,” katanya.

Atty juga menambahkan, kepala sekolah bisa juga mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi yang saat ini kosong.

“Namun tentunya haruse memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan,” katanya

Diakui Atty, jabatan Kepala Disdikpora sepi peminat. Dari dua kali pelaksanaan open bidding, tidak sampai memenuhi syarat yakni minimal 4 orang.

“Selama ini hanya ada dua orang yang memenuhi syarat admistrasi. Harusnya minimal ada 4 orang dalam lelang jabatan,” bebernya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …