Duh… Pengungsi Korban Banjir Bandung Selatan Mulai Terserang Penyakit

ilustrasi korban banjir

ilustrasi korban banjir

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH– Beberapa hari tinggal di pengungsian, para pengungsi korban banjir Bandung selatan mulai terserang penyakit.


Petugas kesehatan dari Yonkes II marinir Cilandak, yang bertugas memeriksa kesehatan di Posko pengungsian Gor Baleendah, Lettu Laut (K) dr Aldila Giantono mengatakan, sejak dua hari lalu, puluhan pengungsi di lokasi tersebut sudah terserang beberapa penyakit.

“Kebanyakan pilek, batuk, gatal-gatal, pusing dan darah tinggi,” tutur Lettu Laut (K) dr Aldila, Selasa (15/3).

Dalam dua hari terakhir, tidak kurang dari 65 orang pengungsi di Gor Baleendah mengeluhkan sakit dan diperiksa. Di gor Baleendah, terdapat 79 kepala keluarga yang mengungsi.

Kondisi di pengungsian yang kurang higienis menjadikan banyak pengungsi yang terserang penyakit.

“Bisa karena kelelahan, kurang tidur, atau air tidak bersih. Kondisi di pengungsian tidak senyaman di rumah,”katanya.

Di pengungsian sendiri, lanjut Lettu Aldila, rentan terhadap sebaran penyakit. Berada dalam satu ruangan dengan orang sakit, bisa membuat penyakit menular dengan cepat.

“Daya tahan tubuh harus dijaga. Harus banyak makan, mimun dan istirahat cukup,” imbuhnya.

Di pos kesehatan sendiri, lanjut Lettu Aldila, ketersediaan obat-obatan masih mencukupi. Terlebih, selain dari Yonkes II Marinir Cilandak membawa berbagai obat-obatan, dari puskesmas setempat juga disuplai.

Yonkes II Marinir Cilandak sendiri, mengirimkan 60 personel, 50 diantaranya ditugaskan untuk membantu evakuasi korban.

Sementara, 10 orang personel merupakan petugas medis, satu diantaranya adalah dokter.

“Untuk petugas medis, kami bagi menjadi dua, satu tim berjumlah 5 orang ditempatkan di Posko, satu tim lagi mobile ke rumah korban banjir,” terangnya.

Selain sudah banyak yang terserang penyakit, ibu hamil juga kurang mendapat perhatian khusus.

Depi (19) ibu hamil asal Kampung Cieunteung mengatakan, sudah tiga hari ini dia menempati Gor Baleendah karena rumahnya terendam banjir.

“Tidur sama saja dengan pengungsi lain, pakai tikar. Tidak ada kasur,”ujar Depi.

Dengan kondisi kehamilan yang sudah menginjak usia 9 bulan, Depu merasa khawatir jika sewaktu waktu melahirkan.

“Agak deg degan juga. Ini anak pertama, kondisi di sini juga kurang nyaman, gerah soalnya banyak orang dalam satu ruangan. Ke toilet juga agak jauh,”ungkapanya.

Selain Depi, di Gor Baleendah juga ada satu ibu hamil. Kondisinya tidan jauh berbeda dengan depi.

Kepala Pelaksana Hharian BPBD Kabupaten Bandung, Tata Irawan Sobandi mengakui jika secara umum fasilitas bagi ibu hamil tidak berbeda dengan pengungsi lainnya.

“Untuk fasilitas memang tidak dibedakan, tapi ada perlakuan khusus bagi ibu hamil. Mereka mendapat tambahan asupan, seperti susu khusus. Begitu juga dengan ibu menyusui,”kata Tata.

Kondisi banjir Bandung selatan sendiri, kata Tata, hingga selasa (15/3) sudah berangsur surut. Genangan air hanya terjadi di beberapa titik seperti Kampung Cieunteung dan Cigosol.

“Pengungsi sudah berkurang, kalau kemarin ada 15 ribu pengungsi, haribini tinggal 10 ribu jiwa,”ugkapnya.

Kendati sudah surut, namun Tata meminta supaya masyatakat tidak segera kembali ke rumahnya masing-masing sampai keadaan benar-benar aman.

“Kalau mau membersihkan rumah silakan saja, tapi lebih baik kembali ke pengungsian. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan masih akan turun,”katanya. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …